Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Diisolasi, Irjen Napoleon Hanya Boleh Keluar Sel untuk Kepentingan Penyidikan

Rabu, 22 September 2021 | 17:26 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS
Muhammad Kace-Napoleon Bonaparte.

Jakarta, Beritasatu.com- Bareskrim Polri memutuskan untuk mengisolasi Irjen Napoleon Bonaparte untuk kepentingan penyidikan, di Rutan Bareskrim Polri. Mantan Kadiv Hubinter Polri itu hanya boleh keluar sel untuk kepentingan penyidikan.

"Untuk kepentingan saksi-saksi dan penyidikan, sejak tadi malam, Bareskrim mengisolasi NB (Napoleon Bonaparte)," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, Rabu (22/9/2021).

Dikatakan Andi, Napoleon tidak boleh keluar dari kamar selnya, kecuali untuk kepentingan penyidikan.

"Iya tidak boleh keluar kecuali untuk kepentingan penyidikan," ungkapnya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa Napoleon terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhamad Kasman alias Muhammad Kace atau Muhammad Kece, selama 10 jam. Namun, Andi tidak menjelaskan materi pemeriksaan.

"Berlangsung 10 jam. Sudah rampung tadi malam jam 23.00 WIB. Hasilnya baik-baik saja," katanya.

Andi menuturkan, penyidik bakal melakukan evaluasi hasil pemeriksaan terhadap Napoleon. Dari hasil pemeriksaan itu, tim penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan status tersangka.

"Hari ini penyidik akan mengevaluasi hasil pemeriksaan-pemeriksaan terdahulu dan kemarin," katanya.

Diketahui, Bareskrim Polri telah menerima satu laporan polisi (LP) yaitu, LP nomor: 0510/XIII/2021/Bareskrim, tertanggal 26 Agustus 2021, atas nama pelapor Muhamad Kasman alias Muhammad Kece. Kasusnya, terkait dugaan penganiayaan dengan pelaku disebut sesama penghuni Rutan Bareskrim Polri.

Belakangan diketahui, pelaku penganiayaan ternyata Irjen Napoleon Bonaparte. Mantan Kadiv Hubinter Polri itu ditahan atas perkara suap penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Interpol.

Selain melakukan penganiayaan berupa pemukulan, Napoleon juga melumuri wajah dan tubuh Kece dengan kotoran manusia. Dalam menjalankan aksinya, Napoleon dibantu tiga tahanan lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Kasus LADI, ISORI: Ada Aroma Tak Sedap Terkait Sanksi Doping WADA

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021