Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

Minggu, 26 September 2021 | 23:22 WIB
Oleh : Rozi Amrozi / JEM
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar bersama jajaran Pemkab Lamongan di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, 25 September 2021.

Surabaya, Beritasatu.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) memilih Kabupaten Lamongan di Jawa Timur sebagai pilot project atau proyek percontohan program penanganan kemiskinan ekstrem nasional (PKEN) yang akan tuntas pada 2024.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan, sebagai proyek percontohan PKEN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan harus melakukan penanganan secara simultan atas desa-desa mandiri dengan program berkelanjutan, yang dimulai dengan menyinergikan sejumlah instansi maupun OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) untuk bersama-sama menangani desa sehingga bisa menggerakkan perekonomian desa serta warga.

“Kabupaten Lamongan juga mesti segera melakukan koordinasi lintas sektor, karena targetnya penanganan kemiskinan ekstrem ini bisa tuntas pada 2024 dan program nasional ini dipimpin langsung oleh wakil presiden,” kata Abdul Halim di Lamongan, Sabtu (25/9/2021).

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, Kabupaten Lamongan memiliki 10 desa mandiri dari 34 desa mandiri dengan program unggulan sebagai motor penggerak perekonomian desa. Yaitu, Desa Paciran, Desa Tunggul, Desa Banjarwati, Desa Kranji, Desa Karanggeneng, Desa Latukan, Desa Sekaran, Desa Bulutengger, Desa Sedayulawas dan Desa Sugio. Beragam potensi yang dimiliki desa-desa itu, mulai wisata religi, wisata alam, industri kreatif, pasar desa, pengembangan alun-alun desa, pengolahan sampah terpadu multiyears, industri pengolahan air minum sampai sentra budidaya ikan.

Ke-10 desa mandiri yang kini ditangani DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Lamongan bersama Tim Pendamping Desa Lamongan berpotensi besar untuk diberdayakan dan menjadi kekuatan ekonomi luar biasa bila ditangani secara berkelanjutan.

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

Adapun untuk mempersiapkan program penanganan kemiskinan ekstrim, menurut Yuhronur, Pemkab Lamongan telah melakukan koordinasi lintas sektor, serta memadukan data-data kemiskinan dan data hasil survei SDGs Desa yang digagas Kemendesa PDTT.

“Rapat koordinasi secara simultan dilakukan agar segera terjadi kesepahaman, sehingga gerak dan langkahnya menjadi lebih sistematis,” imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#3
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#4
Aipda Ambarita, dari Bekerja di Perusahaan Cat hingga Jadi Polisi yang Ditakuti Penjahat Jalanan

#5
Denmark Terbuka: 6 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Perempat Final, Jojo Hadapi Momota

#6
Kemenhub: Potensi Angkutan Sungai dan Danau Masih Sangat Terbuka

#7
FSP Hadirkan Software Auto Trading Kripto

#8
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

#9
Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

#10
Denmark Terbuka 2021: Tommy Sugiarto Melenggang ke Perempat Final

TERKINI


NASIONAL | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

POLITIK | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

KESEHATAN | 22 Oktober 2021