Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

Senin, 27 September 2021 | 11:17 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS
Luhut Binsar Pandjaitan memenuhi undangan Polda Metro Jaya, Senin, 27 September 2021, untuk memberikan klarifikasi atas laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong, di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/8/2021).

Mengenakan jas hitam, kemeja putih, masker putih, dan celana panjang hitam, Luhut Pandjaitan tiba, di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, sekitar pukul 08.30 WIB. Sekitar satu jam kemudian, Luhut selesai menjalani pemeriksaan.

"Saya selesai diperiksa oleh penyidik mengenai laporan saya kemarin. Sudah saya berikan semua, ya macam-macam (barang bukti)," ujar Luhut, di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/9/201).

Menyoal ada berapa pertanyaan yang ditanyakan, Luhut tidak menjelaskan secara rinci. "Banyak. Ya macam (pertanyaan)," ungkapnya.

Luhut menegaskan, dirinya akan mengikuti semua prosedur proses hukum yang berlaku, termasuk apabila ada mediasi sesuai dengan Surat Edaran Kapolri nomor: SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.

"Ya kita jalani saja hukum ini. Nanti kita lihat, kalau ada tadi disampaikan penyidik karena edaran Kapolri untuk mediasi ya, silakan saja jalan," katanya.

Luhut menyampaikan, dirinya membuat laporan polisi supaya semua pihak belajar kalau tidak ada kebebasan yang absolut.

"Sudah berkali-kali disampaikan kebebasan bertanggung jawab. Jadi jangan mengatakan hanya hak asasi yang ngomong saja, hak asasi yang diomongin kan juga ada. Jadi saya juga tidak ingin anak cucu saya merasa bahwa saya sebagai orangtuanya, kakeknya, membuat kecurangan di Papua, yang saya tidak pernah lakukan," jelasnya.

Menurut Luhut, nanti semuanya akan dibuktikan dan terbuka di pengadilan siapa yang benar dan salah.

"Jadi biarlah dibuktikan di pengadilan. Nanti kalau saya salah ya, saya dihukum. Tapi kalau yang dilaporkan itu salah ya, dia dihukum. Kita kan sama di mata hukum. Ini saya kira penting. Jadi semua pembelajaran buat kita semua jangan sembarangan ngomong. Jadi jangan berdalih hak asasi manusia atau kebebasan berekspresi yang membuat orang lain jadi susah," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Luhut Pandjaitan melaporkan aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti, tentang kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah penyebaran berita bohong, dengan nomor laporan polisi: LP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertangal 22 September 2021.

Laporan itu terkait unggahan konten video di kanal Youtube milik Haris Azhar berjudul, "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!"



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#3
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#4
Aipda Ambarita, dari Bekerja di Perusahaan Cat hingga Jadi Polisi yang Ditakuti Penjahat Jalanan

#5
Denmark Terbuka: 6 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Perempat Final, Jojo Hadapi Momota

#6
FSP Hadirkan Software Auto Trading Kripto

#7
Kemenhub: Potensi Angkutan Sungai dan Danau Masih Sangat Terbuka

#8
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

#9
Kereta Cepat Dinilai Tingkatkan Daya Saing Indonesia

#10
Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

TERKINI


EKONOMI | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

PEMDA | 22 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

PEMDA | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021