Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Denny JA: Saatnya Karya Anak Bangsa Go International

Senin, 27 September 2021 | 19:55 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT
Ilustrasi beberapa buku yang ditulis Denny JA telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Satupena Denny JA mengatakan saatnya karya anak bangsa go international dengan memperkenalkan budaya kita kepada komunitas internasional.

“Untuk mencapai ke sana, tak ada jalan lain kecuali menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Saatnya karya anak bangsa go international,” ujar Denny JA dalam peluncuran Web Puisi Esai dalam bahasa Inggris, Senin (27/9/2021)

Menurut Denny JA, ada empat hal istimewa dalam Web Puisi Esai yang baru diluncurkan ini.

Pertama, Web Puisi Esai ini menjadi contoh lahirnya genre baru dalam sastra, dari nol sama sekali, kini menjadi karya dengan lebih 150 buku puisi esai.

Seluruh buku ini ditulis oleh lebih dari 200 penyair, penulis, aktivis, ilmuwan bahkan politisi.

Puisi esai yang pertama kali hadir melalui buku "Atas Nama Cinta" (Denny JA, 2012), bahkan kini resmi menjadi kata baru dalam kamus bahasa Indonesia sejak bulan Mei tahun 2020 lalu.

Kedua, Web Puisi Esai ini tak hanya hadir dalam bentuk buku teks, tetapi juga telah hadir dalam bentuk video animasi, dan film. Lima karya puisi esai Denny JA di antaranya “Isu Diskriminasi” telah difilmkan oleh Hanung Bramantyo.

Ketiga, Web Puisi Esai yang lahir di Indonesia, kini mulai go international. Ditandai dengan telah terbit pula buku puisi esai yang ditulis penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand hingga Brunei Darusalam.

"Kini telah terbentuk pula komunitas puisi esai ASEAN yang dipimpin oleh Datuk Jasni Matlani dari Malaysia," ujar Denny JA.

Dia juga selaku penggagas puisi esai telah mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN dari Malaysia.

Keempat, buku, video animasi dan film berdasarkan puisi esai sudah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Jumlah buku puisi esai yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris sebanyak 39 buku. Sisanya 119 buku lainnya masih dalam bahasa Indonesia.

"Sedangkan 13 film puisi esai dan 43 video animasi juga sudah ditampilkan dengan teks bahasa Inggris," pungkas Denny JA.

Web Puisi Esai ini dapat dilihat di www.puisiesai.com.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#4
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

#9
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#10
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021