Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Rugikan Masyarakat, Sindikat Pinjol Ilegal Jadi Atensi Presiden dan Kapolri

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:37 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika (kanan), bersama Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (tengah), saat merilis sindikat pinjaman online atau pinjol yang beroperasi secara ilegal di Jakarta, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan masyarakat menjadi atensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jajaran Polri diperintahkan untuk melakukan penegakan hukum, termasuk melaksanakan langkah pencegahan terhadap pinjol atau financial technology peer to peer lending ilegal.

"Sindikat pinjol ilegal ini merupakan perhatian khusus dari bapak Presiden Jokowi dan perhatian khusus Polri. Tentunya keseriusan ini direspons oleh Polri dengan penegakan-penegakan hukum untuk memberantas pinjol di Indonesia," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jumat (15/10/2021).

Advertisement

Dikatakan Ramadhan, dalam menangani sindikat pinjaman online, Polri bekerja sama dengan instansi terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Kementerian Informasi dan Komunikasi. Polri juga bekerja sama dengan Satgas Waspada Investasi yang merupakan wadah koordinasi antara regulator, instansi pengawas, instansi penegak hukum, dan pihak lain, terkait dalam penanganan tindakan melawan hukum di bidang himpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

"Dalam rapat pimpinan, Kapolri telah memberikan arahan kepada seluruh Kapolda dan jajaran untuk lebih menjadi perhatian terhadap kasus-kasus yang meresahkan masyarakat diantaranya adalah kasus pinjaman online ilegal," ungkapnya.

Ramadhan menyampaikan, Polri telah menyiapkan langkah-langkah dalam upaya pencegahan, penanganan pengaduan masyarakat sampai penegakan hukum. Dari sisi pencegahan, katanya, Polri berupaya memperkuat literasi keuangan dan melakukan program komunikasi secara aktif untuk meningkatkan kewaspasaan masyarakat atas pinjaman online.

"Kemudian, melakukan edukasi dan sosialisasi dengan menyampaikan pesan-pesan di masyarakat melalui akun-akun yang dimiliki Mabes Polri, Polda dan Polres. Ini langkah preemtif yang dilakukan Polri," katanya.

Menurut Ramadhan, terdapat hal penting untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat dan meningkatkan kehati-hatian dalam melakukan pinjaman online yakni, menjaga data pribadi.

"Polri juga memperkuat kerja sama antarotoritas dan pengembang aplikasi untuk mencegah penyebaran pinjamam online ilegal melalui aplikasi dan penyedian jasa telepon selular, untuk menyebarkan informasi kewaspadaan masyarakat atas penawaran pinjaman online ilegal," ucapnya.

Langkah berikutnya yang dilakukan Polri adalah penanganan pengaduan masyarakat. Dikatakan, Polri telah membuka akses pengaduan masyarakat, melakukan tindak lanjut pengaduan masyarakat sesuai dengan kewenangan baik yang dimiliki Polri dan kementerian atau lembaga untuk melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Dan tentunya ini dilakukan proses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Ramadhan.

Langkah berikutnya adalah penegakan hukum. Ramadhan menegaskan, Polri melakukan proses hukum terhadap para pelaku pinjaman online ilegal sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.

"Kemudian tentunya Polri melakukan kerja sama dengan instansi lain, termasuk kerja sama internasional dalam rangka pemberantasan operasional pinjaman online ilegal lintas negara. Polri juga secara rutin melakukan patroli siber didukung dengan peralatan yang dimiliki siber Bareskrim Polri untuk mendeteksi posisi server-server yang diduga melakukan pelanggaran pinjaman online ilegal tersebut," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#5
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#6
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#7
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#8
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

#9
Ini Jadwal 3 Wakil Indonesia di Semifinal Indonesia Terbuka

#10
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OTOMOTIF | 27 November 2021