Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Dugaan 8 Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK Klaim Sudah Memeriksa Internal

Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:11 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Karyoto.

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeklaim telah memeriksa jajaran internal terkait dugaan adanya delapan orang dalam yang dapat digerakkan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara. Bahkan, sebelum dugaan itu mencuat, KPK sudah menelusuri adanya pegawai selain mantan penyidik Stepanus Robin Pattuju yang diduga turut menerima suap dari Azis Syamsuddin.

"Kalau kita katakan di tahap awal sebelum teman-teman yang masuk tes wawasan kebangsaan (TWK) itu sudah memeriksa," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Advertisement

Karyoto mengatakan pihaknya tidak bisa menindak orang hanya didasari opini. Meski dugaan adanya orang dalam yang membantu Azis itu dibenarkan oleh mantan penyidik Novel Baswedan melalui cuitannya, KPK membutuhkan bukti terkait dugaan adanya backing Azis Syamsuddin di internal lembaga antikorupsi.

"Nama-nama di situ tidak ada," ujar Karyoto.

Untuk itu, Karyoto meminta Novel dan kawan-kawannya atau pihak manapun untuk menyerahkan jika memiliki bukti dugaan tersebut. Karyoto memastikan pihaknya akan menindaklanjuti bukti tersebut.

"Kalau dia memang punya bukti serahkan. Enggak apa-apa. Kami akan dengan senang hati akan mempelajari apa yang disampaikan Novel," tutur Karyoto.

Sebelumnya, delapan orang dalam KPK yang disebut bisa digerakkan Azis Syamsuddin terungkap dalam persidangan dengan terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Dalam persidangan itu, jaksa penuntut KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekda Tanjungbalai, Yusmada. BAP itu berisi percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M. Syahrial. Dalam BAP itu disebutkan, Syahrial mengaku mengenal Stepanus karena dibantu Azis Syamsuddin. Syahrial juga mengatakan Azis punya delapan orang di KPK yang bisa digerakkan untuk kepentingannya, seperti OTT atau amankan perkara, salah satunya Stepanus.

Melalui akun Twitter miliknya, Novel mengaku sudah mengetahui hal tersebut karena menjadi orang pertama yang melaporkan Stepanus Robin Pattuju. Saat mengetahui tindakan Stepanus, Novel tidak percaya dia bermain sendiri.

"Yang ungkap kasus ini adalah tim saya," kata Novel di akun Twitter @nazaqistsha, Rabu (6/10/2021).

Namun, Novel tidak merinci nama-nama orang yang diduganya terlibat dalam permainan Stepanus. Novel meyakini orang-orang itu terafiliasi dengan Azis Syamsuddin. Nama-nama itu sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Saya juga sudah laporkan masalah tersebut ke Dewas tetapi tidak jalan," tutur Novel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#5
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#6
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#7
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#8
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

#9
Ini Jadwal 3 Wakil Indonesia di Semifinal Indonesia Terbuka

#10
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OTOMOTIF | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

GAYA HIDUP | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021