Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Gaungkan Paradigma Baru, EdHeroes Hadir Jawab Tantangan Dunia Pendidikan di Indonesia dan Asia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:14 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT
Ilustrasi EdHeroes Asia Indonesia Chapter

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah pembicara dari berbagai belahan dunia, tokoh dan aktivis pendidikan, menteri hingga anggota DPR akan menjadi narasumber dalam EdHeroes Asia Indonesia Chapter yang diselenggarakan di Indonesia pada Sabtu (16/10/2021).

EdHeroes adalah sebuah forum bagi para pelajar dan mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pengusaha yang bergerak di bidang pendidikan, filantropi, dan pemerintah di berbagai negara untuk bersama-sama menciptakan ekosistem pendidikan global yang lebih baik.

Advertisement

“Kini, EdHeroes diadakan di Asia dengan Indonesia sebagai negara penyelenggara pertama yang akan membuka rangkaian EdHeroes di negara Asia lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Laos, Jepang, India, Taiwan, dan Turki,” ujar Farhannisa Nasution selaku Project Chairwoman EdHeroes Asia Indonesia dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (16/9/2021).

Mngangkat tema “Unveil the Future of Education in Asia”, Farhannisa mengungkapkan, pandemi Covid-19 menunjukkan betapa cepatnya perubahan terjadi dan terlepas dari segala tantangan, setiap orang bisa beradaptasi dengan empati, kreativitas, kecekatan, dan kolaborasi yang baik agar tetap relevan dengan segala perubahan yang ada.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai seorang jurnalis dan news anchor ini percaya acara ini bisa berkontribusi untuk menemukan paradigma baru di dunia pendidikan dan menjadi gerakan peduli Pendidikan yang berdampak masif di Asia.

“Kami percaya siapa pun yang pertama menemukan paradigma baru yang relevan dengan perubahan zaman, akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Dan EdHeroes Asia Indonesia Chapter adalah permulaannya,” ujarnya.

Dikatakan diluncurkan pada Maret 2021, EdHeroes hadir untuk memberikan jawaban melalui gerakan yang berfokus memberikan paradigma baru atas berbagai tantangan yang muncul di dunia pendidikan.

EdHeroes menggabungkan nilai-nilai fundamental kekeluargaan, diskusi serta sosialisasi kebijakan dan peraturan, hingga pemikiran sosok aktivis pendidikan dan ikon pemuda yang senantiasa aktif menggaungkan literasi.

Dijelaskan, narasumber yang menjadi pembicara di antaranya Dr Osama Obeidat selaku CEO Queen Rania Teacher Academy dari Jordania. Harry Patrinos selaku Practice Manager World Bank Education dari Amerika Serikat, Fabien Roudier selaku People Analytics and Global Projects Manager, Institution for a Global Society Corporation (IGS) dari Jepang dan banyak lagi.

Tidak hanya itu, sejumlah tokoh pemuda, kepala daerah, aktivis pendidikan, juga turut ambil bagian dalam acara ini di antaranya Angkie Yudistia selaku Staf Khusus Presiden, Najeela Shihab selaku Pendiri Sekolah Murid Merdeka, Butet Manurung selaku Co-Founder dan Direktur Sokolah Rimba, Seto Mulyadi selaku Ketua LPAI, Puteri Komarudin selaku anggota DPR, hingga Hendrar Prihadi selaku Wali Kota Semarang.

“Sejumlah menteri juga akan mengisi sesi ministerial talk yang akan berbicara tentang kebijakan dan pendidikan,” paparnya.

Selain itu, EdHeroes Asia Indonesia Chapter juga menggandeng komunitas anak muda seperti ID Next Leader untuk membantu menyukseskan acara ini.

Dewan Penasehat EdHeroes Cecilia Vaca Jones dari Bernard van Leer Foundation di Belanda mengatakan pandemi telah menunjukkan betapa cepat semua stakeholder bisa beradaptasi, dan EdHeroes akan mendukung sepenuhnya untuk membuka akses seluas-luasnya bagi anak muda yang ingin maju.

“Kami harap bisa bekerja sama (dengan EdHeroes Asia Indonesia Chapter) untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di mana pun mereka berada” kata Cecilia.

Senada dengan itu, Suchetha Bhat dari Dream a Dream (India) menyatakan anak-anak di berbagai belahan dunia menghadapi krisis yang tak terduga dan sistem pendidikan yang ada saat ini belum mengakomodir kebutuhan mereka untuk menjawab tantangan-tantangan yang muncul.

Tantangan-tantangan yang muncul, utamanya bagi pelajar yang masih mengalami kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang layak, hanya bisa dihadapi jika orang-orang dan komunitas dari seluruh dunia saling bergandengan tangan dan berkolaborasi dalam komitmen untuk membuat paradigma baru di dunia pendidikan yang memberikan manfaat bagi pelajar di seluruh dunia.

“Kami melihat potensi inilah yang dimiliki EdHeroes Asia Indonesia Chapter,” kata Suchetha Bhat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


EKONOMI | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022