Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

BPJH Kemenag Sertifikasi 27.188 Produk Pelaku Usaha

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:44 WIB
Oleh : JEM
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) telah menyertifikasi sebanyak 27.188 produk pelaku usaha untuk tahap pertama.

"Capaian ini perlu diapresiasi. Namun, BPJPH Kemenag juga perlu terus bertransformasi, mengingat sasaran jumlah pelaku usaha lebih dari 65,5 juta dan kewajiban bersertifikat halal terus berlanjut," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Advertisement

Kewajiban bersertifikat halal oleh BPJPH mulai diberlakukan sejak 17 Oktober 2019. Pada tahap pertama, kewajiban ini diberlakukan untuk produk makanan, minuman, serta hasil dan jasa sembelihan. Hal tersebut sekaligus menandai dimulainya era baru sertifikasi halal di Indonesia sebagai amanah Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mengatur bahwa produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.

Penyelenggaraan Sertifikasi Halal di Indonesia memasuki babak baru. Bersamaan ulang tahun ke-4 Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag, 17 Oktober 2021, yang mana mulai hari ini diberlakukan tahap kedua kewajiban bersertifikat halal.

Sertifikasi halal sejak itu dilaksanakan oleh BPJPH sebagai leading sector secara administratif dengan melibatkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang berwenang dalam pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menetapkan fatwa kehalalan produk.

Sejumlah upaya dan terobosan, kata Menag, harus terus dilakukan, salah satunya melalui program sertifikasi halal gratis (Sehati) bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Program Sehati merupakan wujud dukungan dan perhatian pemerintah kepada pelaku UMK, yang diwujudkan dalam bentuk fasilitasi pembiayaan sertifikasi halal, baik itu bersumber dari pemerintah pusat, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, ataupun dukungan sektor swasta yang sama-sama memiliki komitmen bersama mendukung ketersediaan produk halal bagi pasar dalam negeri maupun pasar global.

"Kemenag mengapresiasi para pelaku usaha, satgas halal provinsi, perguruan tinggi dan seluruh stakeholders yang berkomitmen penuh dalam mewujudkan Jaminan Produk Halal menuju Halal Indonesia untuk Masyarakat Dunia," ucap Menag.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

#2
Polri Pecat Bripda Randy Terkait Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

#3
Mahasiswi Bunuh Diri, Bripda Randy Jadi Tersangka Aborsi

#4
Ahmad Sahroni Akan Kawal Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

#5
Kasus Mahasiwi Bunuh Diri Mendapat Perhatian Kapolri

#6
BWF World Tour Finals: Matsuyama/Shida Gagal Hat-trick

#7
Update Covid-19: Vaksinasi Dosis Pertama Capai 68,38%

#8
Bantuan Logistik Pengungsi Gunung Semeru Dikirim Malam Ini

#9
Kereta Api Tabrak Angkot di Medan, 4 Meninggal

#10
Dukungan Jokowi Jadi Presiden 3 Periode Meningkat

TERKINI


MEGAPOLITAN | 5 Desember 2021

EKONOMI | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

OLAHRAGA | 5 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 5 Desember 2021

BOLA | 5 Desember 2021

NASIONAL | 5 Desember 2021