Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

PWI: Wartawan Tidak Tunduk pada UU Ketenagakerjaan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:42 WIB
Oleh : WM
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Atal S Depari

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Atal S Depari menegaskan, wartawan tidak tunduk pada UU Ketenagakerjaan ketika melaksanakan tugas jurnalistik.

Advertisement

"Kami berpendapat, maksud UU Ketenagakerjaan adalah tenaga kerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja melalui sertifikasi kompetensi kerja dari BNSP, sedangkan wartawan adalah sebuah profesi khusus yang diatur dalam UU Pers," kata Atal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan Atal terhadap anggapan para pemohon mengenai Dewan Pers melakukan praktik ultra vires, atau tindakan di luar batas kewenangan.

Salah satu tindakan yang di luar batas, menurut Para Pemohon, adalah kewenangan Dewan Pers melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan yang dianggap melanggar UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan karena yang berwenang menguji kompetensi wartawan adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Berdasarkan Pasal 1 angka 4 UU Pers, yang dimaksud dengan wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik. Oleh karena itu, UU Pers adalah lex specialis untuk profesi wartawan dan tidak bisa disamakan dengan Tenaga Kerja sebagaimana yang dimaksud dalam UU Ketenagakerjaan.

Menurut Atal, terdapat kesesatan pemahaman pada Para Pemohon yang menyamakan profesi wartawan dengan tenaga kerja.

Dengan demikian, Atal menegaskan bahwa yang benar adalah uji kompetensi wartawan dilakukan oleh Dewan Pers, sesuai tugas dan fungsinya guna meningkatkan kualitas kewartawanan berdasarkan UU Pers.

"Apakah profesi Dokter dan Advokat dapat disamakan dengan tenaga kerja yang harus ikut sertifikasi BNSP? Tidak, karena profesi Dokter dan Advokat adalah profesi khusus yang diatur masing-masing secara khusus (lex specialis) dalam UU Praktik Kedokteran dan UU Advokat," ujar Atal menambahkan.

Justru, Atal melanjutkan, para pemohon menundukkan diri secara sukarela sebagai tenaga kerja dengan mendirikan LSP untuk melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan 2/2016 Tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional.

Para pemohon tidak layak lagi mengaku berprofesi sebagai wartawan karena menginginkan campur tangan BNSP untuk melakukan Sertifikasi Profesi Wartawan, karena profesi wartawan diatur khusus dalam UU Pers.

Menurut Atal, seharusnya para pemohon mengikuti keputusan Dewan Pers sebagai lembaga independen dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan melindungi kebebasan pers dari campur tangan pihak lain, termasuk campur tangan dari pemerintah sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 15 ayat (1) UU Pers.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 2 Desember 2021

NASIONAL | 2 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Mensesneg: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

#2
Gara-gara Vaksin Sinovac Laju Vaksinasi Turun

#3
Az Zikra Sentul Tolak Dijadikan Tempat Reuni 212

#4
Minions Lewati Ganda Taiwan Lee/Wang

#5
Dituding Tidak Menghargai MPR, Ini Jawaban Sri Mulyani

#6
Pembatasan Mudik Nataru, 4 Ruas Tol Terapkan Ganjil Genap

#7
Kota Termahal di Dunia 2021, Posisi Paris Tergeser

#8
Ini Varian-varian Baru Covid-19 yang Mendunia

#9
BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Taklukkan Unggulan 1

#10
PA 212 Ngotot Reuni di Patung Kuda, Polisi Tak Beri Izin

TERKINI


BOLA | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021

DIGITAL | 2 Desember 2021

OLAHRAGA | 2 Desember 2021

KESEHATAN | 2 Desember 2021

EKONOMI | 2 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

EKONOMI | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021