Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Dapat Gelar Dulur Badui, Erick Thohir Akan Implementasikan Nilai Luhur Masyarakat Badui

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:06 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT
Menteri BUMN Erick Thohir mendapat gelar adat Dulur Badui dari masyarakat suku Badui yang berlangsung di Kampung Cepak Huni, Desa Kanekes, Banten, Rabu, 20 Oktober 2021

Banten, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengimplentasikan nilai-nilai luhur yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Badui.

"Jika dilihat, intisari dari suku Badui adalah menjaga, dan melestarikan alam. Tentu ini harus saya wujudkan agar menjaga dan melestarikan alam. Baik itu saya sebagai individu, atau jabatan sebagai Menteri BUMN. Tentu, BUMN harus menjadi perusahaan yang mampu menjaga alam Indonesia," ujar Erick Thohir seusai mendapat gelar adat Dulur Badui dari masyarakat Badui, Rabu (20/10/2021) siang.

Advertisement

Prosesi penyematan gelar Dulur Badui itu dilakukan di Saung Adat Badui, di Kampung Cepak Huni, Desa Kanekes, Banten. Saat prosesi penyematan Dulur Badui, Erick Thohir didamping oleh tiga jaro adat Badui Dalam yang secara khusus hadir menyaksikan penganugerahan tersebut.

Upacara adat itu juga disaksikan secara langsung oleh ratusan warga Badui luar dan Badui dalam.

Setelah disematkan baju adat Badui yang didominasi warna hitam serta lomar atau ikat kepala khas Badui yang didominasi warna biru, Erick Thohir mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Badui atas gelar yang diterimanya ini.

Menurut Erick, perasaan saat dianugerahi gelar Dulur Badui sama dengan perasaannya ketika dirinya diminta menjadi Menteri BUMN.

Erick bercerita, saat diminta menjadi Menteri BUMN, ia sadar besarnya tanggung jawab yang diemban, sebab sepertiga perekonomian Indonesia adalah BUMN.

"Tentu pikiran dan tenaga saya harus memfokuskan tanggung jawab sebagai Menteri BUMN. Perasaan ini sama ketika saya digelari Dulur Badui, tentu ini juga harus dipertanggungjawabkan semaksimal mungkin," kata Erick.

Sementara itu, Jaro Saija mengatakan gelar Dulur Badui berangkat dari ungkapan terima kasih tertinggi karena Erick Thohir menyempatkan waktunya langsung menemui korban kebakaran di Kampung Badui.

"Penyematan ini dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Pak Menteri karena telah mengujungi titik paling selatan di Badui," kata Jaro Saija.

Salah satu tokoh suku Badui, Ayah Mursyid menjelaskan prosesi gelar adat Dulur Badui kepada Erick Thohir merupakan peristiwa kali pertama terjadi yang dianugerahkan kepada orang luar Suku Badui.

Ayah Mursyid mengatakan proses disematkannya Dulur Badui kepada Erick Thohir tidak sekonyong-konyong terjadi, melainkan melalui proses yang panjang.

"Gelar Dulur Badui ke Pak Erick Thohir itu berawal dari firasat yang datang melalui tokoh-tokoh adat Badui. Lalu firasat yang datang itu dibawa ke dalam musyawarah di antara tokoh dan Jaro Adat Badui, yang akhirnya menyepakati agar diberikan gelar Dulur Badui pada Pak Erick," katanya.

Relawan Banten Berakhlak, Arif Kirdiat, yang memandu jalannya proses adat tersebut mengatakan peristiwa ini baru pertama kali terjadi.

Tiga Jaro Adat Badui Dalam bahkan secara khusus membawa amanah untuk bertemu Pak Erick Thohir guna menyerahkan Golok Sulangkar dari tetua adat Badui Dalam yang diserahkan oleh Ayah Kemik, Punggiwa Badui Dalam.

Upacara adat itu diakhiri dengan persembahan hasil bumi yang diproduksi masyarakat Badui yang diwakili Ayah Mursyid kepada Erick Thohir.

Saat prosesi adat dilakukan, angklung Buhun yang biasanya digunakan hanya setahun sekali, saat itu dimainkan mengiringi upacara adat. Angklung Buhun hanya dimainkan dalam peristiwa yang dipandang sakral oleh masyarakat Badui.

Sebelumnya, Erick Thohir bertolak menuju Kampung Cepak Huni untuk mengunjungi pengungsian korban kebakaran yang menimpa belasan rumah warga Badui. Erick berjanji untuk membangun kembali pemukiman bagi warga Badui yang rusak dan hangus terbakar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Jokowi Teken Perpres Pelaksanaan Paten Obat Favipirapir

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#5
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#6
PAN: DPR dan Pemerintah Harus Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

#7
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#8
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#9
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#10
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

TERKINI


NASIONAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

GAYA HIDUP | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021