Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Moeldoko: Capaian Reforma Agraria Lampaui Target

Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:19 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM
Moeldoko

Advertisement

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan pelaksanaan program reforma agraria telah melampaui target. Pelaksanaan reforma agraria yang telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018, menurut Moeldoko telah dijalankan dengan baik oleh Kementerian/Lembaga terkait.

“Hingga saat ini, kegiatan penataan aset, dalam bentuk legalisasi aset dan redistribusi tanah telah dijalankan dengan baik oleh Kementerian/Lembaga terkait. Dalam hal legalisasi aset, pelaksanaannya telah melebihi target yang ditetapkan,” kata Moeldoko dalam Seminar Agraria yang dilakukan secara daring, Kamis (21/10/2021).

Ia menambahkan, kegiatan redistribusi pada areal penggunaan lain atau kawasan non hutan juga telah melebihi target yang ditentukan.

Moeldoko memberikan catatan, bahwa legalisasi atas tanah transmigrasi masih jauh dari capaian, yakni baru dibawah 20%. Sementara dalam hal redistribusi tanah, capaiannya lebih rendah yakni 26,67% dari target yang ditetapkan seluas 4,5 juta hektare.

“Kontribusi utama lemahnya capaian ini adalah masih belum optimalnya kegiatan pelepasan kawasan hutan untuk reforma agraria,” ujar Moeldoko.

Sejak tahun 2015, lanjut Moeldoko, jumlah pengaduan konflik agraria yang diterima oleh Istana melalui KSP sampai saat ini tercatat 1.191 kasus. Beberapa di antaranya telah berhasil diselesaikan tahun ini.

Melalui program penyelesaian konflik agraria, Moeldoko berharap agar pemerintah mampu mewujudkan Investasi Berbasis Keadilan.

“Dalam proses pembangunan memperhatikan hak masyarakat juga sebaliknya proses penyelesaian konflik memperhatikan kebutuhan pembangunan,” terang Moeldoko.

Untuk mempercepat penyelesaian konflik, KSP bersama Kementerian ATR/BPN dan Kementerian LHK telah membentuk Tim Percepatan Penyelesaian Konflik di 137 Lokasi prioritas dan Penguatan Kebijakan Bersama Reforma Agraria 2021 yang juga turut melibatkan perwakilan CSO bidang agraria.

Sementara itu, Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Supriyanto mengatakan pemerintah melalui KLHK telah menargetkan 9 juta hektare tanah objek reforma agraria dan 12,7 juta hektare lahan akan diberikan kepada masyarakat untuk program perhutanan sosial.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Suasana Tak Kondusif, Musda V KBPP Polri Sulut Dibatalkan

#2
Warga Afsel yang Positif Omicron Sempat Transit di Singapura

#3
Fadel Muhammad: MPR Kecewa dengan Kinerja Kemenkeu

#4
Pemerintah Naikkan Status PPKM di Jakarta Jadi Level 2

#5
Ini Aturan Terbaru Bepergian Saat Liburan Nataru

#6
Calon Umrah dengan Vaksin Sinovac Wajib Karantina 3 Hari

#7
Ini Hasil Undian BWF World Tour Finals

#8
Reuni 212 Pindah ke Bogor, Ini Saran Ridwan Kamil

#9
Bos Moderna Peringatkan Vaksin Kurang Efektif untuk Omicron

TERKINI


DUNIA | 30 November 2021

NASIONAL | 30 November 2021

DUNIA | 30 November 2021

KESEHATAN | 30 November 2021

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

OLAHRAGA | 30 November 2021

MEGAPOLITAN | 30 November 2021

BOLA | 30 November 2021

DUNIA | 30 November 2021

KESEHATAN | 30 November 2021