Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Tokoh Pemuda Nias Laporkan Pemilik Akun Condrat Sinaga Diduga Lakukan Penghinaan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:41 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH
Puluhan Pemuda Nias mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan salah satu akun media sosial facebook atas nama Condrat Sinaga yang diduga menyebarkan kebencian atau permusuhan antargolongan pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Puluhan Pemuda Nias mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan salah satu akun media sosial facebook atas nama Condrat Sinaga yang diduga menyebarkan kebencian atau permusuhan antargolongan pada Kamis (21/10/2021). Laporan mereka diterima pihak Bareskrim Polri dengan Laporan nomor. STTL/409/X/2021/Bareskrim, tanggal 21 Oktober 2021

"Kemarin saya dan teman-teman orang Nias mendatangi Bareskrim Mabes Polri bersama dengan klien saya Pak Tomas Yaferson Lature Untuk Melaporkan salah satu akun facebook yang kami duga menghina dan menyebarkan berita yang tidak benar tentang masyarakat Nias dalam akun media sosial facebook miliknya," ungkap Hendri Arozato Larosa saat dihubungi media, Jumat (22/10/2021).

Advertisement

Hendri menambahkan unggahan Condrat dalam akun media sosialnya saat dirinya mengomentari kasus pemukulan kepada pedagang pasar/pajak Gambir oleh seorang yang diduga preman. Dalam unggahannya dirinya menyebut jika kebudayaan masyarakat Nias rentan dengan intervensi iblis termasuk tari perang.

Lantaran itu mereka menduga Condrat bermuatan pidana dan diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Inikan kejadiannya di media sosial, dan apa yang disampaikan oleh akun Condrat Sinaga di facebooknya itu menyinggung perasaan orang Nias, karena pada hakikatnya perempuan Nias harkat dan martabatnya justru dijunjung tinggi. Oleh sebab itu kami mendorong pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di negara ini," lanjutnya.

Sementara Tokoh Muda masyarakat Nias lainnya, Wardaniman Larosa dan Frince Gea meminta kepada seluruh warga Suku Nias untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu miring mengenai budaya suku Nias.

"Kita minta kepada seluruh masyarakat Kepulauan Nias di seluruh Indonesia untuk tetap tenang dan kita percayakan kepada pihak yang berwenang menyelesaikan perkara ini," tandas Wardaniman Larosa.

Sebelum akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri, Condrat yang dalam videonya mengaku tinggal di Inggris memang telah dilaporkan ke Polres Nias oleh para tokoh masyarakat Nias yang resah dengan unggahan Condrat yang beredar di media sosial. Lantaran dari unggahannya tersebut, Condrat diduga telah menghina budaya dan masyarakat Nias.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA


NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kemenkes Tegaskan Tak Batalkan Vaksin Covid-19 Lainnya

#2
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Dilaporkan ke Kejagung

#3
Tembus 800 Gol, Ronaldo Jadi Pesepakbola Tertajam di Bumi

#4
Lippo Karawaci Dukung Perpanjangan Insentif PPN Properti

#5
Kekayaan Wakil Ketua KPK Meningkat Rp 4,2 M dalam Setahun

#6
LG Beri Apresiasi untuk Jawara IBF 2021

#7
Menangi Laga Ketiga, Greysia/Apriyani ke Semifinal

#8
Jokowi Ungkap Pernah Minta Kapolri Copot Kapolda Ini

#9
Melchor dan Medco Kelola Hutan di Papua

#10
Satgas Waspada Investasi Hentikan Perdagangan VidyCoin

TERKINI


NASIONAL | 4 Desember 2021

BOLA | 4 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

OLAHRAGA | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

NASIONAL | 3 Desember 2021

OLAHRAGA | 3 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 3 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 3 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 3 Desember 2021