Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

BRIN Gandeng Swasta Bangun Bandar Antariksa di Papua

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:27 WIB
Oleh : WM
Laksana Tri Handoko.

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan, pihaknya akan menggandeng konsorsium swasta untuk membangun bandar antariksa Indonesia. Rencananya, bandar antariksa tersebut akan dibangun di Papua.

Advertisement

"Kami akan bermitra dengan konsorsium swasta. Bandara ini nantinya bukan sekadar fasilitas negara untuk riset, tetapi juga untuk bisnis peluncuran satelit,” kata Handoko, di Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Dia menuturkan, kesiapan lahan dan investor menjadi dua syarat pembangunan bandar antariksa dapat dimulai. Ia juga meninjau calon lokasi bandar antariksa di Desa Saukobye, Biak Utara, Papua.

"Jika kedua syarat tersebut sudah jelas, BRIN akan memulai pembangunan," katanya.

Handoko mengatakan, urgensi pembangunan bandar antariksa tidak terlepas dengan akan adanya kebutuhan terkait pengembangan teknologi keantariksaan nasional karena luasnya wilayah Indonesia yang terdiri atas banyak pulau.

Di sisi lain, katanya, Indonesia mempunyai pangsa pasar yang besar terkait keantariksaan dan pembangunan bandar antariksa tersebut sebagai upaya menciptakan nilai ekonomi dari kegiatan keantariksaan yang khususnya terkait peluncuran roket.

Menurut Kepala BRIN, keunggulan geografis Indonesia yang terletak di khatulistiwa, menjadikan Indonesia cocok menjadi pusat peluncuran satelit.

Indonesia berharap memiliki kemandirian dalam meluncurkan satelit untuk komunikasi, surveilans, mitigasi perubahan iklim dan mitigasi bencana.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Erna Sri Adiningsih mengatakan pihaknya sudah melakukan studi feasibilitas pada lahan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan di Biak.

Kandidat utama lokasi yang dipilih berdasarkan beberapa aspek hasil kajian adalah Pulau Morotai dan Pulau Biak. Naskah urgensi pengembangan sudah diselesaikan sejak 2019.

Erna menuturkan, lokasi Biak diketahui sudah sesuai dalam hal teknis dan lingkungan secara fisik, namun untuk luasannya harus diperluas karena belum memenuhi persyaratan minimum 1.000 hektare untuk kebutuhan yang lebih besar.

Selain itu, Erna mengatakan, ada aspek sosial budaya yang harus dipikirkan secara serius.

"Stasiun bumi di Biak sudah ada sejak lama sebelum BRIN terbentuk. Posisinya berbeda dengan lokasi yang diisukan akan dibangun bandara roket pengorbit satelit,” ujar Erna.

Selain meninjau calon lokasi bandar antariksa, Kepala BRIN juga mengunjungi Balai Kendali Satelit, Pengamatan Antariksa dan Atmosfer, dan Penginderaan Jauh Biak.

Handoko mengunjungi sejumlah fasilitas riset yang ada, seperti stasiun kerja sama LAPAN-ISRO Biak dan proyek pembangunan Gedung Fasilitas Stasiun Bumi Pengendali dan Penerima Data Satelit atau proyek antena SBSN yang masih dalam tahap pembangunan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 2 Desember 2021

NASIONAL | 2 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

NASIONAL | 1 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Mensesneg: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

#2
Gara-gara Vaksin Sinovac Laju Vaksinasi Turun

#3
Az Zikra Sentul Tolak Dijadikan Tempat Reuni 212

#4
Minions Lewati Ganda Taiwan Lee/Wang

#5
Dituding Tidak Menghargai MPR, Ini Jawaban Sri Mulyani

#6
Pembatasan Mudik Nataru, 4 Ruas Tol Terapkan Ganjil Genap

#7
Kota Termahal di Dunia 2021, Posisi Paris Tergeser

#8
Ini Varian-varian Baru Covid-19 yang Mendunia

#9
BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Taklukkan Unggulan 1

#10
PA 212 Ngotot Reuni di Patung Kuda, Polisi Tak Beri Izin

TERKINI


BOLA | 2 Desember 2021

DIGITAL | 2 Desember 2021

OLAHRAGA | 2 Desember 2021

KESEHATAN | 2 Desember 2021

EKONOMI | 2 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

EKONOMI | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021