Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

PWNU Lampung Minta Penegak Hukum Dalami Dugaan Sabotase Muktamar NU

Rabu, 10 November 2021 | 00:15 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Nahdlatul Ulama.

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung meminta penegak hukum, termasuk KPK dan kepolisian untuk mendalami adanya dugaan upaya sabotase atau penggagalan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU).

Wakil Ketua PWNU Lampung, Muhammad Irfandi mengatakan Dugaan adanya sabotase ini mencuat seiring dengan munculnya kabar aksi borong kamar hotel di Lampung bertepatan dengan tanggal penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021. Irfandi menilai pengusutan oleh aparat penegak hukum penting untuk memperjelas persoalan dan menjaga nama baik PWNU Lampung selaku tuan rumah muktamar.

Advertisement

"Saya minta agar Polisi dan KPK usut ini jangan sampai kita Lampung sebagai tuan rumah dipermalukan. Ini kegiatan besar hajat orang banyak," ungkap Irfandi kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Irfandi mengungkapkan, berdasarkan penelusuran yang dilakukannya, terdapat sejumlah hotel yang terkonfirmasi dipesan oleh pihak yang mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag). Beberapa di antaranya, 80 kamar di Hotel Novotel, 80 kamar di Hotel Emersia, 80 kamar di Springhill, 120 kamar di Yuna, 70 kamar di Hotel Amalia, 50 kamar di Swissbel-hotel, dan 80 kamar di Sheraton.

PWNU Lampung, katanya, masih menunggu klarifikasi dan iktikad baik dari pihak Kementerian Agama terkait dugaan aksi borong kamar hotel di Lampung. Bahkan, Irfandi menyarankan pihak Kemenag menginvestigasi adanya oknum yang mengatasnamakan kementerian tersebut.

"Ini perlu adanya klarifikasi, sehingga kita tidak saling sengkarut dan saling tuduh. Saya juga tidak menuduh indikasinya tetap ada kalau memang tidak ada niatan untuk menyelesaikan bahwa ada indikasi sabotase, ada acara apa Kemenag sampai menyewa hotel hampir 100 kamar? dan itu menjadi pertanyaan orang, berikut saya juga," kata Irfandi.

Irfandi khawatir kejadian seperti ini akan membuat kesan dan citra yang tidak baik bagi PCNU Lampung sebagai tuan rumah penyelenggara Muktamar ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021 nanti. Dikatakan, ditunjuknya Lampung sebagai tuan rumah karena kemampuan untuk mengakomodir para tamu-tamu.

"Karena ini akan menjadi pertaruhan citra baik PCNU Lampung sebagai tuan rumah. Bagaimana nanti kita mau mencari hotel, bagaimana dengan kiai-kiai kita yang sepuh mau tinggal di hotel (dekat dengan lokasi acara). Ini dapat mempermalukan kita, panitia belum terbentuk sudah seperti ini," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Irfandi menegaskan sebagai tuan rumah, pihaknya hanya ingin penyelenggaran muktamar berlangsung baik dan lancar.

"Saya cuma mau acara mukhtamar ini sukses dan baik semua. Saya tidak mau masuk dalam kontelasi siapa dukung siapa, saya kan tidak punya suara," paparnya.

Secara terpisah, Kementerian Agama membantah kabar melakukan sabotase dengan menyewa hotel bertepatan dengan Muktamar ke-34 NU di Lampung pada Desember mendatang.

Plt Kabiro Humas Data dan Informasi Kemenag, Thobib Al-Asyar mengatakan, pihaknya sudah mengecek kabar tersebut ke Kemenag Kanwil Lampung.

"Hasil koordinasi kami dengan Kanwil Lampung, bahwa itu tidak benar sama sekali," kata Thobib saat dikonfirmasi, Selasa (9/11/2021).

Thobib menegaskan Kemenag pusat tidak melakukan hal tersebut.

"Karena penggunaan uang negara ada mekanismenya," kata Thobib.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Hindari Ancaman Tsunami, Raja Tonga Dievakuasi

#2
Akibat Letusan Gunung di Tonga, Pantai Jepang Dihantam Tsunami

#3
Kabar Baik! Jokowi Setujui Perpanjangan PPnBM Mobil

#4
Pelabuhan Kedindi Reo Dinilai Layak Jadi Pelabuhan Export Terbesar Kedua di NTT

#5
Setelah Omicron, Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan

#6
Mengenal NFT dan Cara Menjualnya di Opensea

#7
Kapolda Buka Balap Jalanan di Ancol

#8
Lansia Dapat Disuntik Vaksin Booster Tanpa Tiket Undangan dari PeduliLindungi

#9
KPU Usulkan Pemilu 21 Februari 2024

#10
Kepala Jordan Terkena Lemparan Suporter, Real Betis vs Sevilla Dihentikan

TERKINI


KESEHATAN | 17 Januari 2022

BOLA | 17 Januari 2022

NASIONAL | 17 Januari 2022

EKONOMI | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022