Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mekeng: Pinjol Ilegal Membunuh Karakter Seseorang

Sabtu, 13 November 2021 | 14:40 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng saat kunjungan kerja Dapil di Lembata, NTT.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menyatakan, mengingatkan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Nusa Tenggara Timur agar tidak terjebak dan melakukan pinjaman online (pinjol), terutama pinjol ilegal. Mekeng menyatakan, pinjol ilegal karena berpotensi membunuh karakter dan harga diri peminjam.

Demikian disampaikan Mekeng saat bertemu masyarakat dalam kunjungan kerja Dapil (Kundapil) di Lembata, NTT, selama satu pekan ini. Dalam Kunker itu, Mekeng mengemukakan tiga isu penting kepada masyarakat yaitu masalah pinjol ilegal, radikalisme dan kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Advertisement

“Begitu merekam nomor kepada pinjaman online maka seluruh data diri terkover,” kata Mekeng dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/11/2021).

Menurut Mekeng, jika terjadi kemacetan pengembalian, harga diri akan peminjam jadi taruhan. Nama peminjam diumumkan. Tak hanya itu, istri, anak dan cucu pun ikut terseret karena disebar oleh lembaga pemijam.

“Kasihan anak anak kita, akan jadi bahan olok-olokan dan tertawa di sekolah karena tunggakan pinjaman kita. Bahkan sampai ke anak cucu karena suku bunganya sangat mencekik leher,” ungkapnya.

Untuk itu, Mekeng meminta masyarakat jika terdesak sebaiknya meminjam kepada lembaga keuangan yang resmi. Setiap melakukan pinjaman, pastikan lembaga yang ada telah diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Datanglah ke lembaga keuangan yang resmi. Jangan terjebak dalam modus penipuan pinjaman online yang ilegal yang tidak diketahui dan tidak diawasi oleh OJK,” tutur Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Sementara, terkait penyebaran Covid 19, Mekeng meminta masyarakat agar tetap taat prokes. Ditekankan, pandemi Covid-19 belum selesai. Bahkan saat ini muncul varian baru yang telah menyebar di beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Sekarang ini ada varian delta A.Y. 4.2 dan sangat ganas. Varian ini telah menyerang Singapura yang tadinya zero Covid-19 serta Malaysia. Yang ditakutkan adalah ketika masuk Indonesia,” katanya.

Untuk itu, Mekeng meminta masyarakat tetap menggunakan masker dalam setiap aktivitas di luar rumah. Selain itu, masyarakat tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari berkumpul guna mencegah penyebaran Covid 19.

“Jangan sampai sekarang sudah mulai reda, orang sudah mulai pesta, seperti pesta nikah, sambut tahun baru. Boleh datang ke pesta tetapi harus tetap pakai masker dan mengikuti aturan Prokes lainnya,” tutur Mekeng.

Terkait isu radikalisme, Mekeng menegaskan, paham tersebut bertentangan dengan ideologi Pancasila dan merusak tatanan hidup toleran bangsa Indonesia. Dikatakan, ada kelompok orang di negeri ini yang masih terus berusaha menggantikan ideologi Pancasila dengan paham radikalisme.

“Mereka sudah ada dalam negara kita yang ingin menghancurkan falsafah negara Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Kita semua wajib menjaga negara kita,” tegas Mekeng.

Ditegaskan, bangsa ini perlu pemimpin negara yang berkarakter seperti Presiden Jokowi yang berani membubarkan HTI, FPI. Pemimpin ke depan, katanya harus berani dan berkarakter seperti Jokowi.

“Masyarakat harus jeli memilih Presiden, minimum berkarakter, berperilaku seperti pak Jokowi,” kata Mekeng.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
IKN Sah Jadi Undang-Undang

#2
Ini Tanggapan Ahli Psikologi Forensik atas Vonis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

#3
Fraksi PKS Tolak RUU IKN, Ini Alasannya

#4
Studi: Dosis Keempat Vaksin Pfizer Gagal Tangkal Omicron

#5
KPK Ingatkan para Saksi Kasus Korupsi Bekasi untuk Kooperatif

#6
Sanksi Segera Dicabut, Merah Putih Siap Berkibar Kembali pada Februari 2022

#7
Bisnis Tabung Tanah, Ustaz Yusuf Mansur Digugat Rp 560 Juta

#8
Bila Tak Jadi Ibu Kota Negara, Seperti Apa Jakarta? Ini Jawaban Wagub DKI

#9
Survei LSI: Golkar dan Airlangga Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

#10
Koleksi NFT Pertama Mobile Legends: Bang Bang Hadir di NFT Binance

TERKINI


EKONOMI | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

BOLA | 19 Januari 2022

BOLA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 18 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 18 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 18 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022