Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sjamsul Nursalim Bayar Utang Rp 150 Miliar ke Negara

Senin, 22 November 2021 | 12:18 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS
Sjamsul Nursalim

Jakarta, Beritasatu.com - Obligor Sjamsul Nursalim membayar utang kepada negara sebesar Rp 150 miliar melalui Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI). Utang 150 miliar itu dibayarkan Sjamsul secara bertahap pada 11, 17, dan 18 November 2021.

Sjamsul Nursalim merupakan obligor yang mendapat dana dari BLBI untuk membantu banknya, yakni Bank Dewaruci dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) agar tidak bangkrut saat krisis moneter.

Advertisement

"Obligor Sjamsul Nursalim yang merupakan obligor dari Bank Dewaruci pada tanggal 11, 17, dan 18 November 2021, telah melakukan pembayaran sebagian kewajibannya dengan nilai sebesar Rp150 miliar, ini sudah termasuk biaya administrasi piutang negara sebesar 10%," kata Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers, Senin (22/11/2021).

Bos Gadjah Tunggal ini pernah dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI. Namun, kasus ini dihentikan dengan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Kasus itu dihentikan sebagai konsekuensi atas putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang melepaskan mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung dari segala tuntutan hukum (onslag van alle rechtsvervolging).

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sjamsul Nursalim memiliki utang kepada negara sebesar Rp 517,72 miliar. Utang tersebut berkaitan pemberian dana BLBI kepada Bank Dewaruci dan BDNI.

Mahfud yang juga Ketua Pengarah Satgas BLBI menekankan pihaknya terus mengingatkan kepada obligor dan debitur melalui surat maupun melalui pernyataan atau peringatan terbuka ini, agar segera memenuhi kewajibannya dengan melunasi utang kepada negara.

"Pemerintah juga mengapresiasi sejumlah obligor dan debitur yang sudah memenuhi panggilan Satgas BLBI dan menyatakan akan melunasi utangnya, juga kepada obligor dan debitur yang sudah menunjukkan etika baik dengan melakukan pembayaran sebagian dari kewajibannya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#5
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#6
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#7
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#8
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#9
Satgas Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Signifikan di 3 Provinsi

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022