Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Papua

Selasa, 23 November 2021 | 17:13 WIB
Oleh : FFS
Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, memberikan keterangan pers usai pertemuan di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 23 November 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadikan penanganan keamanan di Papua sebagai pembahasan utama dalam pertemuan yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Panglima TNI mengatakan dalam waktu dekat akan bertolak ke Papua dan akan mengumumkan strategi penanganan Papua sebagaimana yang dia wacanakan.

Advertisement

"Iya pasti (bahas pengamanan Papua). Nanti mudah-mudahan minggu depan saya akan ke Papua, akan kami umumkan di sana. Pembahasan Papua tadi jadi utama itu," kata Andika.

Kedatangan Andika ke Mabes Polri itu adalah kunjungan perdananya sebagai panglima TNI.

Dalam pertemuan dengan rekannya itu, kata dia, juga dibahas upaya penumpasan kelompok bersenjata tanpa menggunakan pendekatan perang sebagaimana yang dia sampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. Dalam pemaparan di depan Komisi I DPR itu, Andika ingin menggunakan diplomasi militer dan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan di Papua.

Pada sisi lain masih ada sebagian negara di Pasifik Barat yang sekali-sekali menyoalkan Papua di gelanggang internasional walau PBB telah berketetapan bahwa Papua bagian sah Indonesia.

Menurut dia, pembahasan dengan kepala Kepolisian Indonesia tentang cara penanganan masalah-masalah di Papua itu diperlukan agar tidak terjadi tumpang-tindih tugas antara personel TNI dan polisi di Papua.

"Ini kami bahas cukup detil tadi. Nanti saya akan ke Papua, sekaligus karena Papua termasuk daerah yang cakupan vaksinasinya di bawah 50 persen," kata dia.

Sementara itu, Listyo mengatakan, diperlukan perubahan paradigma terhadap pola-pola penanganan terhadap beberapa gangguan kriminalitas seperti di Papua, Poso, dan daerah lainnya.

"Tentunya bagaimana kita mengubah paradigma terhadap pola-pola penanganan terhadap beberapa gangguan kriminalitas seperti Papua, Poso dan kegiatan lainnya," kata dia.

Tentunya, kata dia, kedua instansi itu perlu terus memperkuat sinergi dan soliditas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Vaksin Booster Mampu Kurangi Rawat Inap hingga 800.000 Pasien di Eropa

#3
Jaksa Agung: Koruptor Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Uang Negara

#4
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#5
Jadwal Proliga 2022 Pekan Keempat, Samator vs Pertamina Paling Seru

#6
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#7
Kasus Covid-19 di Bogor Naik Drastis dalam 10 Hari Terakhir

#8
Covid-19 Omicron Terindikasi Sudah Masuk Kota Bogor

#9
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#10
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

TERKINI


NASIONAL | 29 Januari 2022

KESEHATAN | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

KESEHATAN | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

EKONOMI | 28 Januari 2022

OLAHRAGA | 28 Januari 2022

NASIONAL | 28 Januari 2022

EKONOMI | 28 Januari 2022