Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Wapres: Presidensi G-20, Indonesia Dorong Pencapaian SDGs

Selasa, 23 November 2021 | 19:25 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FFS
Ma'ruf Amin.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin menyatakan pemerintah terus berkomitmen percepatan pencapaian sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Target pencapaian SDGs tidak boleh bergeser, meski Indonesia masih berjuang untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,

"Bahkan, Indonesia tetap bertekad untuk menjadi yang terdepan dalam pencapaian SDGs. Presidensi G-20 Indonesia juga akan menjadi momentum yang baik untuk mengusung agenda strategis di tingkat global, termasuk dalam pencapaian SDGs," kata Wapres Maruf Amin saat membuka Indonesia SDG's Annual Conference 2021 secara virtual di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Advertisement

Wapres menjelaskan, dunia telah mengalami perubahan besar, terutama akibat pandemi Covid-19. Misalnya, krisis ekonomi di berbagai belahan dunia. Pelaku ekonomi informal, kaum perempuan, penyandang disabilitas, pengungsi, dan masyarakat rentan lainnya, menjadi kelompok yang paling terdampak.

Selain pandemi, tantangan perubahan iklim juga semakin nyata. Terobosan penanganan dampak perubahan iklim secara universal sangat dibutuhkan untuk mencegah timbulnya krisis kemanusiaan yang mendalam.

Berbagai tantangan tersebut, menurut Wapres, justru mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk melakukan transformasi pembangunan dan menyeimbangkan dimensi sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan.

Pandemi maupun perubahan iklim membangun kesadaran bahwa untuk mengatasi persoalan global, dibutuhkan tindakan kolektif secara global pula. Untuk itu, SDGs justru menjadi semakin penting untuk menjadi panduan, kerangka dan agenda bersama yang inklusif dan berkelanjutan.

"Demi menyelamatkan generasi hari ini maupun generasi masa depan," kata Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menyatakan percepatan pencapaian SDGs membutuhkan pendanaan yang besar. Sebelum pandemi, celah pembiayaan SDGs sudah cukup lebar. Dengan adanya pandemi, kebutuhan pendanaan SDGs di tingkat global diperkirakan meningkat sebesar 70%.

Kenyataan ini menunjukkan pentingnya inovasi pembiayaan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan baik di tingkat global, nasional, daerah, hingga tingkat desa untuk menutup celah pembiayaan.

Aspek pembiayaan ini menjadi kunci, mengingat kesiapan dan respons setiap negara berbeda, khususnya antara negara maju dan negara berkembang. Untuk itu, pencapaian masing-masing tujuan pembangunan berkelanjutan harus dilakukan secara terukur dan terarah, serta disesuaikan dengan konteks Indonesia.

Sebagai contoh, Wapres mengatakan Presiden Jokowi memberikan arahan agar target pengentasan kemiskinan ekstrem dicapai lebih awal, yaitu dapat dinihilkan pada tahun 2024.

Kemudian, berkaitan dengan pencapaian tujuan kedua SDGs, Indonesia ingin penurunan angka prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2024.

"Pada prinsipnya, kita harus terus memastikan SDGs dicapai dengan upaya inklusif, no one left behind, sehingga tidak ada satu pun orang, wilayah, ataupun negara yang tertinggal. Selain itu, kita perlu terus mendorong peran dari multipihak, seperti dunia usaha dan industri, filantropi, pakar dan akademisi, organisasi kemasyarakatan, maupun media," bebernya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#3
Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

#4
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#5
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

#6
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Banyak Pihak yang Dinilai Bertanggung Jawab

#7
Polri: Peralihan Pelat Nomor Kendaraan Hitam ke Putih Tahun 2022

#8
Piala Asia Wanita: Indonesia Dibantai Australia 0-18

#9
Menkes: Waspada Penularan Omicron

#10
Kasus Covid-19 Kota Bogor Bertambah 2 Kali Lipat

TERKINI


NASIONAL | 22 Januari 2022

KESEHATAN | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022