Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Soal Pembubaran MUI, Ini Komentar Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 24 November 2021 | 00:07 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS
Ma'ruf Amin.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin akhirnya angkat bicara terkait desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang belakangan ini marak di media sosial. Desakan tersebut muncul di jagat maya usai salah satu pengurus MUI nonaktif, Zain An-Najah ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri karena diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme.

Menurut Wapres, bila terjadi masalah di dalam internal organisasi, maka seharusnya dibenahi dan mencari jalan keluar dari masalah tersebut, bukan justru menuntut pembubaran organisasi.

Advertisement

"Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tetapi ya tikusnya itulah," kata Ma'ruf dalam video yang diterbitkan Setwapres, Selasa (23/11/2021).

Ma'ruf menilai, MUI harus tetap eksis dan berdiri di Indonesia. Pasalnya, sudah banyak kontribusi nyata MUI dalam pemberantasan tindak pidana terorisme selama ini mulai dari pembuatan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme hingga ikut menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT).

Selain itu, kata Ma'ruf, MUI sebagai organisasi Islam tidak hanya membuat fatwa, tapi juga membuat lembaga yang menanggulanginya, namanya Tim Penanggulangan Terorisme (TPT).

"Yang ketuanya juga saya sendiri. Saya sendiri yang mengetuai itu," kata dia.

Terkait dugaan adanya penyusupan teroris ke dalam MUI, Ma'ruf menilai hal tersebut merupakan sebuah kejadian yang tidak dapat dihindari karena pada dasarnya, MUI merupakan organisasi besar yang di dalamnya berkumpul banyak representasi dari ormas-ormas Islam.

Selain itu, dia juga menyinggung arus informasi dan kemajuan teknologi makin deras juga merupakan salah satu faktor tercepat dalam mengubah pola pikir seseorang.

"MUI itu kan sebenarnya merupakan lembaga representasi lebih dari 60 organisasi Islam yang bergabung di situ. Dan juga ada beberapa tokoh cendekiawan, tokoh-tokoh zuama yang juga bergabung," tambahnya.

Mantan Ketua MUI ini menambahkan, dirinya mendukung langkah hukum adil dan sesuai ketentuan yang dilakukan Densus 88 Polri terhadap pihak manapun yang melakukan tindak kejahatan terorisme.

Menurut dia, langkah penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat terorisme memang harus tidak pandang bulu. Siapa pun dia harus ditindak secara hukum yang adil dan transparan.

"MUI mendukung supaya penanggulangan atau penindakan terhadap mereka yang terlibat terorisme. Siapapun dia. Walaupun itu misalnya anggota pengurus MUI, kalau dia teroris ya harus (dihukum)," pungkas Ma'ruf.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 31 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Novel Baswedan Jadi Satgas Tipikor Polri, Sahroni: Sesuai Keahlian

#2
Disebut Edy Mulyadi Macan Mengeong, Ini Jawaban Prabowo Subianto

#3
Kepala BNPT Jelaskan Status Munarman Jadi Terdakwa Terorisme

#4
NIK Resmi Jadi Nomor Identitas Peserta JKN-KIS

#5
Bentrok di Maluku Tengah, 1 Polisi Alami Luka Tembak di Pipi

#6
Masyarakat Wajib Pahami 8 Karakteristik Omicron

#7
Update Covid-19: Kasus Harian Tembus Angka 7.000

#8
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 26 Januari 2022

#9
Pelaku Pengeroyokan Kakek 89 Tahun Ternyata Ada yang Saling Kenal

#10
Survei: Elektabilitas Airlangga dan Golkar Tertinggi di Kalangan Milenial

TERKINI


DUNIA | 26 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

KESEHATAN | 26 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022

EKONOMI | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

KESEHATAN | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022