Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Guru Penggerak Ciptakan Guru yang Merdeka

Kamis, 25 November 2021 | 21:02 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Khoiry Nuria Widyaningrum.

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Penggerak merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim untuk meningkatkan kualitas guru. Guru Penggerak dituntut untuk dapat menjadi teladan serta bisa memotivasi sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni teladan, motivasi dan berdaya atau merdeka yang berpusat pada murid. Lewat guru Guru Penggerak diharapkan dapat tercipta guru-guru yang merdeka.

Untuk itu, sebelum calon Guru Penggerak terjun ke lapangan, mereka akan mengikuti rangkaian program pendidikan guru penggerak (PPGP) selama 9 bulan yang terdiri dari kelas pelatihan daring, lokakarya dan pendampingan. Mereka akan mengikuti pembelajaran yang bermakna, penuh refleksi, dan penuh kerendahan hati untuk terus berbenah.

Khoiry Nuria Widyaningrum merupakan salah seorang guru SD Negeri Jetisharjo, Sleman, DI Yogyakarta yang tertarik menjadi bagian dari program Guru Penggerak angkatan ketiga.

“Saya sebagai guru belum pernah menemui program yang sangat luar biasa. Kita didiklat selama 9 bulan. Kemudian ada alur yang sangat luar biasa merdeka mulai dari diri,” ujar Nuri sapaan akrab Nuria saat berdialog bersama Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada Hari Guru Nasional (HGN) 2021 yang bertema "Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan" di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Menjadi bagian dari Guru Penggerak, Nuri menuturkan sempat mengalami stres karena konsep pembelajaran Guru Penggerak berbeda dengan apa yang menjadi rutinitasnya sebagai guru selama ini.

“Menjadi stres karena materi diklat sangat mengacak-acak pikiran saya. Karena rutinitas yang saya lakukan berlawan dengan konsep Guru Penggerak,” ucapnya.

Dikatakannya, konsep Guru Penggerak ini membuatnya semakin termotivasi mendidik siswa dengan fokus kebahagiaan siswa menjadi prioritas utama.

Nuri mengajak semua guru Indonesia untuk menjadi bagian dari guru penggerak agar dapat menjalankan makna pendidikan yang diwariskan oleh Bapak Pendidikan Indonesia.

Sementara itu, Mendikbursitek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, untuk mendapat masukan dari para guru terkait program Guru Penggerak serta memastikan program digulirkan dapat dimengerti oleh guru, ia melakukan kunjungan langsung ke lapangan.

“Saya tidak langsung percaya sama tim saya. Saya cek dulu sama gurunya seperti apa. Setiap kali saya ngomong sama Guru Penggerak dan mungkin 50% hingga 60% dari waktu saya tanya mereka mulai menangis,” ucapnya.

Nadiem mengaku sempat bingung mendapat respons dari para guru tersebut. Namun, setelah ditanya ternyata para guru menangis terharu karena mendapat pencerahan untuk menjadi guru yang merdeka melalui program Guru Penggerak.

“Saya selama ini mas menteri salah mengerti fungsi dan peran saya sebagai guru dan baru saya menyadari dari program ini,” ujar Nadiem mengulang respons para Guru Penggerak ditemui selama ini.

“Jadi, itu membuat mereka sangat emosional dan pada saat itu saya tahu oke program berguna dan menyebar virus positifnya,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI