Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Waspada, BMKG: 13 Kota di Jabar Rawan Banjir Akhir Bulan Ini

Sabtu, 27 November 2021 | 16:48 WIB
Oleh : WM
Ilustrasi banjir.

Bandung, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyatakan, sebanyak 13 wilayah kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan dan berstatus waspada banjir hingga banjir bandang saat turun hujan di akhir November 2021 ini.

Advertisement

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, potensi banjir tersebut berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak atau Impact-Based Forecast (IBF) dengan memperhitungkan potensi dampak yang akan terjadi akibat dari cuaca.

"Analisis dari kondisi atmosferik global hingga lokal menunjukkan adanya aktivitas pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Barat pada umumnya. Sehingga kejadian hujan di wilayah Jawa Barat mulai meningkat," kata Rahayu di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021).

Adapun 13 wilayah itu yakni, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan prakiraannya, banjir di sejumlah kota atau kabupaten tersebut berpotensi terjadi mulai Sabtu ini. Sedangkan untuk Kabupaten Indramayu, banjir tersebut berpotensi terjadi mulai Minggu (28/11).

Untuk itu, pihaknya meminta sejumlah pihak terkait agar mengantisipasi sejumlah dampak terkait adanya potensi banjir di 13 wilayah kota atau kabupaten tersebut.

Selain banjir atau banjir bandang, menurutnya bencana tanah longsor pun berpotensi terjadi pada musim hujan di akhir November 2021 ini.

"Karena mulai terjadi aktivitas pertumbuhan awan konvektif, maka peluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Barat bertambah sehingga potensi terjadinya tanah longsor meningkat," kata dia.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mewaspadai potensi adanya bencana alam tersebut guna menghindari dampak kerusakan yang juga berpotensi timbul.

"Yang perlu diwaspadai oleh masyarakat saat ini adalah tetap tenang dan waspada, berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar apabila tidak penting," kata Teguh Rahayu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
IKN Sah Jadi Undang-Undang

#2
Fraksi PKS Tolak RUU IKN, Ini Alasannya

#3
Ini Tanggapan Ahli Psikologi Forensik atas Vonis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

#4
KPK Ingatkan para Saksi Kasus Korupsi Bekasi untuk Kooperatif

#5
Studi: Dosis Keempat Vaksin Pfizer Gagal Tangkal Omicron

#6
Emirsyah Satar Dinilai Diperlakukan Tak Adil Soal Dugaan Korupsi Garuda

#7
Masyarakat Tidak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

#8
Wagub DKI: Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

#9
Survei LSI: Golkar dan Airlangga Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

#10
IKN Bakal Dipimpin oleh Kepala Otorita

TERKINI


NASIONAL | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

OLAHRAGA | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022