Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Banjir Bandang Garut, Jabar Tetapkan Tanggap Darurat

Minggu, 28 November 2021 | 18:40 WIB
Oleh : YUD
Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Garut Helmi Budiman (kedua kanan) meninjau daerah yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 28 November 2021.

Garut, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari terkait banjir bandang di Kabupaten Garut. Tanggap darurat tersebut ditetapkan guna menangani daerah yang terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah, Garut.

"Kita akan mengadakan tindakan tanggap darurat, yaitu membereskan dulu material yang menghalangi aktivitas masyarakat," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening, Garut, Minggu (28/11/2021).

Advertisement

Ia menuturkan pemerintah daerah langsung melakukan tindakan cepat setelah mendapatkan informasi adanya bencana banjir bandang melanda pemukiman rumah penduduk di Garut, Sabtu (27/11/2021) sore.

Pemerintah provinsi maupun Kabupaten Garut, kata dia, menetapkan status tanggap darurat dengan langkah awal membersihkan lingkungan yang terdampak banjir agar aktivitas masyarakat tidak terganggu setelah terjadinya banjir tersebut.

"Alhamdulillah sekarang sudah surut, tetapi saya juga harus menindaklanjuti apa dan bagaimana kejadian ini supaya yang pertama tanggap darurat, sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari," kata Uu.

Ia menyampaikan langkah selanjutnya dalam tanggap darurat yakni pengerukan dasar sungai maupun selokan kecil di lingkungan warga agar saluran air lancar sehingga tidak lagi banjir.

"Air datangnya begitu banyak dan cepat balik lagi karena penyempitan, ini minta disodet," katanya.

Selain menyampaikan akan melakukan langkah antisipasi banjir, Uu juga menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk penanggulangan banjir bandang tersebut.

"Bantuan ada uang, kemudian ada sembako, dan yang lainnya diserahkan kepada pemerintah," katanya.

Bencana banjir bandang telah menerjang pemukiman rumah warga di Sukawening dan Karangtengah akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah Garut.

Banjir itu tidak menyebabkan korban jiwa, hanya ratusan rumah warga terendam banjir, dan satu rumah rusak akibat tergerus arus banjir di Kecamatan Sukawening.*



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Meninggal Dunia

#2
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

#3
Sang Putri Meninggal, Nurul Arifin: Malaikatku, Engkau Pergi Begitu Cepat

#4
Mayoritas Korban Tewas Terjebak di Karaoke yang Dibakar Massa di Sorong

#5
Pertikaian 2 Kelompok Warga di Sorong, Belasan Meninggal Dunia

#6
Nurul Arifin Ungkap Kronologi Meninggalnya Maura

#7
Polisi Ungkap Peran 5 Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas

#8
Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp 14.350

#9
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Dimakamkan di San Diego Hills

#10
Kakek 89 Tewas Dihakimi Massa Ternyata Sempat Pamit

TERKINI


BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

DIGITAL | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

POLITIK | 25 Januari 2022

DUNIA | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022