Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kantara Group Hibahkan Alat Ukur GNSS RTK untuk 4 Kampus

Senin, 29 November 2021 | 23:29 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER
Chief Executive Officer (CEO) PT Kantara Group Indonesia, I Made Nugraha Jaya Wardana, menyerahkan bantuan hibah alat ukur GNSS/RTK (Global Navigation Satellite System/Real Time Kinematic) kepada empat fakultas teknik bidang Geodesi dan Geomatika.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kantara Group Indonesia menyerahkan bantuan alat ukur GNSS/RTK (Global Navigation Satellite System/Real Time Kinematic) kepada 4 fakultas teknik di bidang Geodesi/Geomatika berbeda.

Adapun fakultas penerima bantuan alat ukur ini adalah Fakultas Teknik jurusan Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknik Geodesi (UGM), Fakultas Teknik Geodesi Universitas Diponegoro (UNDIP), dan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (Vokasi UGM).

Advertisement

"Penyerahan ini merupakan program hibah kerja sama PT Kompas Navigasi Indonesia yang adalah anak perusahaan Kantara Group dan pimpinan masing-masing fakultas," kata Chief Executive Officer (CEO) PT Kantara Group Indonesia, I Made Nugraha Jaya Wardana, dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).

Program hibah alat ini diresmikan dengan pelaksanaan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama secara daring melalui aplikasi Zoom. Pemberian bantuan adalah berupa 2 unit Sino GNSS T300 untuk ITS dan UGM, serta 1 set CORS System untuk UNDIP dan Vokasi UGM senilai lebih dari Rp 500 juta.

I Made Nugraha Jaya Wardana mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung secara konkret program pemerintah, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dalam rangka memastikan kesiapan mahasiswa dan mahasiswi terjun langsung ke dunia kerja, khususnya di sektor survei atau pemetaan.

"Program hibah alat dengan Teknologi GNSS ini adalah inisiatif kami untuk berperan dalam pembangunan Indonesia lewat sektor Pendidikan, dimana akan sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa, baik mahasiswa prodi vokasi, prodi sarjana maupun prodi magister," ucap Made.

Made menambahkan, dalam bidang penelitian, alat ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung penelitian mahasiswa, baik skripsi, tesis, maupun disertasi doktoral.

"Selain itu, alat juga akan dimanfaatkan oleh dosen untuk melakukan penelitian yang hasilnya akan dipublikasikan di berbagai media publikasi karya ilmiah," pungkas Made.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#3
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Truk Tersangka

#4
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#5
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

#6
Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

#7
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Banyak Pihak yang Dinilai Bertanggung Jawab

#8
Piala Asia Wanita: Indonesia Dibantai Australia 0-18

#9
Menkes: Waspada Penularan Omicron

#10
Kasus Covid-19 Kota Bogor Bertambah 2 Kali Lipat

TERKINI


NASIONAL | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022