Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

TNI-Polri Gelar Apel Gabungan di Timika

Selasa, 30 November 2021 | 14:38 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM
Prajurit infanteri.

Timika, Beritasatu.com - TNI-Polri menggelar apel gabungan dalam rangka memperkuat sinergitas di Lapangan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Mile 32, Timika, Papua.

Advertisement

Kepala Operasi Nemangkawi Brigjen Pol Ramdhani Hidayat memimpin langsung apel gabungan itu, sekitar pukul 13.00 WIT, Selasa (30/11/2021).

Hadir pula dalam apel gabungan Kasatgas Bantuan Nemangkawi Kombes Pol Bambang Widjarnako, Kamin Ops Nemangkawi Kombes Pol Muhamad Ridwan, Komandan Operasi Amole II Kombes Pol Topan Slamet, Waka Ops Nemangkawi Kolonel Inf Priyanto Eko, Ka Set Ops Nemangkawi Letkol Inf Catur Sutoyo, Danyon B Pelopor Timika Kompol Afrizal Asri, dan Wakasatgas Humas Nemangkawi AKBP Ando Erma Suryono.

Selain itu, pasukan TNI-Polri yang mengikuti apel, yakni Satgas Operasi Amole II, Satgas Nanggala Operasi Nemangkawi, dan Brimob Batalyon B Pelopor.

Dalam arahannya, Ramadhani menyampaikan, TNI-Polri sepatutnya solid karena keduanya memegang teguh merah putih. TNI-Polri dilahirkan dengan tujuan yang sama, yaitu melindungi masyarakat dan negara.

"Yang ada di area Timika maupun area perusahaan agar saling menjaga nama baik kesatuan, masalah internal cukup ditelan sendiri jangan dibesar-besarkan. Kita harus tetap menjaga kekompakan, karena TNI-Polri merupakan pelindung dan pengayom masyarakat, kehadiran TNI-Polri sangat dibutuhkan masyarakat," ujar Ramadhani.

Ramadhani menyampaikan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri berpesan agar personel senantiasa menjaga kekompakan dan sinergitas dalam menjalankan tugas.

"Karena jika keduanya bersama, maka negara tetap kuat. Oleh karenanya TNI-Porli harus selalu menjalin mitra bersama," katanya.

Sebelumnya, keributan antara prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nanggala dengan personel Brigade Mobil (Brimob) Polri yang tergabung dalam Satgas Amole, terjadi di Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan itu bermula ketika personel Satgas Nanggala hendak membeli rokok yang dijual oleh personel Satgas Amole Kompi 3, di pos RCTU Ridge Camp Mile 72, Timika, Papua. Namun terjadi keributan karena diduga personel Satgas Nanggala tidak terima karena harga rokok kemahalan.

Akibat dari peristiwa itu, lima anggota Brimob mengalami luka-luka, yakni Bripka Risma, Bripka Ramazana, Briptu Edi, Bharaka Heru, Bharatu Munawir, dan Bharatu Julianda. Para prajurit kemudian harus menjalani perawatan medis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
IKN Sah Jadi Undang-Undang

#2
Gandeng Ghozali, Tokocrypto Siap Tumbuhkan Konten Kreator Lokal

#3
Ini Tanggapan Ahli Psikologi Forensik atas Vonis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

#4
Fraksi PKS Tolak RUU IKN, Ini Alasannya

#5
KPK Ingatkan para Saksi Kasus Korupsi Bekasi untuk Kooperatif

#6
Studi: Dosis Keempat Vaksin Pfizer Gagal Tangkal Omicron

#7
Emirsyah Satar Dinilai Diperlakukan Tak Adil Soal Dugaan Korupsi Garuda

#8
Masyarakat Tidak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

#9
Wagub DKI: Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

#10
Survei LSI: Golkar dan Airlangga Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

TERKINI


EKONOMI | 18 Januari 2022

OLAHRAGA | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

DIGITAL | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022