Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Gus Yaqut: ASN Kemenag Harus Jadi Teladan Antikorupsi

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:29 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan komitmennya memperbaiki tata kelola Kementerian Agama (Kemenag). Komitmen itu yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meminta Gus Yaqut, sapaan Yaqut Cholil Qoumas memimpin Kementerian ini.

“Pesan Bapak Presiden saat saya pertama dipanggil adalah untuk memperbaiki tata kelola Kemenag,” kata Gus Yaqut dalam webinar "Komitmen Kementerian Agama Meningkatkan Integritas dan Budaya Antikorupsi," di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Advertisement

Gus Yaqut mengatakan, para ASN Kemenag harus menjadi teladan kebaikan terutama dalam melawan korupsi.

“Kita tanya kepada batin masing-masing, tanya ke diri masing-masing, sudah benar belum mengelola kementerian ini,” tegasnya.

Terkait akuntabilitas, Menag menyinggung pentingnya pengamalan integritas dan budaya antikorupsi. Kemenag terus melakukan penguatan dalam bentuk penerapan program pengendalian gratifikasi (PPG) dan whistleblowing system tindak pidana korupsi terintegrasi.

"Kemenag telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang berperan mengendalikan penerimaan gratifikasi secara transparan dan akuntabel," jelasnya.

Kemenag bersama KPK juga telah membangun sebuah sistem pengaduan masyarakat (Dumas) dan whisteblowing system (WBS) terintegrasi. Kerja sama antara Kemenag dan KPK ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan, baik secara internal maupun eksternal yang terintegrasi, profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian Agama.

Ikhtiar lain yang dilakukan Kemenag dalam pengendalian gratifikasi adalah merevisi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 34 Tahun 2019 tentang Pengendalian Gratifikasi pada Kementerian Agama. Regulasi ini sudah dicabut, diganti dengan PMA Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pengendalian Gratifikasi pada Kementerian Agama. PMA 23/2021 sepenuhnya sudah mengacu pada Peraturan KPK Nomor 2 tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi.

“Kita tidak bisa berharap banyak dan agar masing-masing muncul. Kesadaran ini harus dipaksa biar muncul kesadaran,” tegasnya.

Inspektur Jenderal Kemenag, Deni Suardini, menambahkan, sebagai komandan aparat pengawasan internal pemerintah (APIP), pihaknya terus berbenah meningkatkan integritas dan budaya antikorupsi, termasuk dengan menjalin kerjasama dengan KPK.

"Kita selama ini terus berbenah, dengan terus bekerjasama dengan KPK untuk mewujudkan Kementerian Agama yang berintegritas dan anti korupsi," ujar Deni.

Webinar yang berlangsung secara hybrid ini diikuti pimpinan seluruh satuan kerja di Kementerian Agama, yang terdiri dari 11 Eselon I di tingkat pusat, 34 kepala kanwil Kemenag, 72 Pimpinan PTKN, 514 kepala kantor kemenag kabupaten atau kota, dan 29 kepala UPT.

Harapan yang sama disampaikan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Dalam sambutannya Ghufron mengatakan, Kemenag harus menjadi leading sector dalam teladan pemberantasan korupsi. Hal ini mengingat Kemenag membidangi keagamaan dan menjadi sentra tokoh agama.

“Di sini banyak tokoh agama, ulama, pastor, pendeta, dan lainnya yang justru kami harus banyak belajar,” katanya.

Ghufron mengingatkan, sampai 2021 KPK telah melakukan penindakan terhadap 727 orang karena suap dan sebanyak 376 orang karena pengadaan jasa.

"Harapannya jera dan yang lain takut. Namun apakah demikian? Ternyata tidak. Jadi maknanya, bahwa korupsi bukan hanya masalah hukum," kata Ghufron.

Ghufron pun mengungkapkan tiga strategi yang digunakan KPK dalam melawan korupsi yaitu penindakan, pencegahan melalui perbaikan sistem tata kelola keuangan negara dan layanan publik supaya tidak dikorupsi, dan strategi terakhir adalah pendidikan masyarakat (dikmas).

“Saya berharap Kemenag bukan hanya antikorupsi melainkan juga mengedukasi masyarakat,” paparnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

#5
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#6
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#7
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#8
Itama Ranoraya Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

#9
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#10
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 19 Januari 2022

TERKINI


EKONOMI | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022