Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Melchor dan Medco Kelola Hutan di Papua

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:03 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH
Dari kiri ke kanan, deret belakang: Fachry Thaib (Komisaris Melchor), Cyrill Noerhadi (Presiden Komisaris PT Rantai Oxygen Indonesia), Arifin Panigoro (Pendiri Medco Group), Mutia Rachmi (Direktur Utama PT Rantai Oxygen Indonesia), Peter Gontha (pendiri Melchor Group), Arfan Arlanda (Direktur Utama Jejak Enviro Teknologi)Dari kiri ke kanan, deret depan: Hilmi Panigoro (Direktur Utama Medco), Rudi Poespoprodjo (Direktur Utama Melchor)

Jakarta, Beritasatu.com - Melchor Group (PT Melchor Tiara Pratama) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Medco Group. Ini setelah dikeluarkannya Perpres 98 tahun 2021 yang ditandatangani Presiden dan diundangkan pada tanggal 29 Oktober 2021 tentang penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan penetapan Capaian Target Kontribusi Nasional dalam pengendalian emisi gas rumah kaca.

Penandatanganan tersebut merupakan kesepakatan pengelolaan hutan mineral seluas 180.000 hektare yang berlokasi di Pulau Papua, yang akan diverifikasi kemampuan serapan karbonnya, penelitian teknis dengan membuat Studi Uji Kelayakan sesuai standar internasional, dan juga melalui pendanaan ekonomi baru secara digital melalui teknologi ROXI yang sedang
dalam tahap penyelesaian di dalam Group perusahaan Melchor.

Advertisement

Teknologi ROXI berbasis teknologi blockchain, maka perhitungan potensi karbon tersebut akan menjadi salah satu yang
pertama di Indonesia bahkan di dunia oleh karena teknologi tersebut berbasis aset yang ada nilainya.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Rudi Poespoprodjo selaku Direktur Utama PT Melchor Tiara Pratama dan Hilmi Panigoro sebagai pimpinan Medco Group disaksikan oleh Arifin Panigoro, pendiri Medco Group, dan Peter Gontha sebagai pendiri
Melchor Group yang bersama ingin mewujudkan komitmen Indonesia yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di depan para pimpinan dunia pada konferensi iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia.

“Kita sebagai kalangan swasta terpanggil untuk ikut serta melihat capaian pemerintah Indonesia yang telah berhasil dan sangat sukses melestarikan alam dan lingkungan selama periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Bahkan Pak Jokowi sendiri sampai terjun langsung dalam penanaman bakau dan gambut,” ujar Arifin dalam siaran pers, Jumat (3/12/2021).

“Dengan luasnya lahan hutan di Indonesia, lahan bakau, dan gambut terbesar di dunia yang bisa mencapai 70-120 juta hektare, maka inisiatif kami hanya merupakan bagian kecil daripada aktivitas yang harus dikerjakan untuk memenuhi komitmen Presiden kepada dunia dan terutama pengentasan kemiskinan. Kita mengharapkan banyak lagi perusahaan lain yang akan memulai inisiatif yang sama,” lanjut Arifin.

Arifin Panigoro, sebagai sosok yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat kecil menyatakan bahwa seluruh aktivitas ini tentunya akan memerlukan pendanaan yang tidak kecil untuk memenuhi ketentuan yang dapat diterima oleh industri besar berskala internasional yang diwajibkan secara mandatory melakukan offset emisi karbonnya sesuai kesepakatan COP.

Melchor Group telah memulai inisiatif pembicaraan dengan verifikator dan organisasi internasional nirlaba terkenal seperti Verra, yang berlokasi di Washington, dengan Gold Standard, serta dengan KPMG tanpa mengesampingkan ketentuan Standar Nasional Indonesia seperti yang selalu diamanatkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

KLHK mengharapkan bahwa segalanya harus dapat terwujud dengan tatanan yang baik, legal, serta keikutsertaan masyarakat adat dan penduduk di sekitar lingkungan hutan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

#5
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#6
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#7
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#8
Itama Ranoraya Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

#9
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#10
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 19 Januari 2022

TERKINI


EKONOMI | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022