Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Beasiswa S2 ke Jepang Dibuka, Ini Persyaratannya

Selasa, 7 Desember 2021 | 22:35 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER
Ilustrasi Beasiswa.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Ajinomoto Indonesia melalui Ajinomoto Foundation tahun ini kembali memberikan beasiswa program pascasarjana (post-graduate) kepada mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di 7 pilihan Universitas yang ada di Jepang.

Adapun Universitas yang bisa dipilih yaitu University of Tokyo, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, Waseda University, Tokyo Institute of Technology.

Siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (7/12/2021) menyebutkan, untuk tahun ajaran 2023, beasiswa akan diberikan dalam bentuk tunjangan sejumlah 1,8 juta yen sebagai Research Student (selama 1 tahun), 6,48 juta yen sebagai Master Course Student (selama 2 tahun), tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta tiket pesawat berangkat ke Jepang.

Syaratnya, calon penerima beasiswa harus tertarik melanjutkan studi (Research + Master Program) pada bidang Teknologi Pangan atau Gizi, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.

Usia maksimal 35 tahun, dan sangat tertarik untuk mempelajari kebudayaan dan bahasa Jepang. Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang prima, serta punya motivasi yang tinggi untuk terus belajar.

Salah seorang penerima program beasiswa Ajinomoto pada tahun ajaran 2022 adalah Almi Alfarghiani Casbana, 23 tahun, asal Sukabumi, Jawa Barat. Almi merupakan Sarjana Gizi lulusan Institut Pertanian Bogor, yang menerima program beasiswa Ajinomoto tahun ajaran 2022.

Saat ini Almi mengambil master program (S2) di Graduate School of Nutrition Sciences, Kagawa Nutrition University, di bawah bimbingan Prof Nishimura Toshihide.

Almi akan memulai perkuliahannya sebagai Research Student pada April 2022, dan diproyeksikan akan lulus pada April 2025 dengan gelar Master of Science (MSc). Almi pada kesempatan ini menceritakan tentang pengalamannya mengikuti seleksi Ajinomoto Scholarship.

"Saya bersyukur bisa mengikuti seleksi Ajinomoto Scholarship pada tahun lalu, seleksinya cukup ketat. Namun saya memang sudah mempersiapkannya, yaitu dengan merancang rencana penelitian dan studi lebih rinci," tandas Almi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI