Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Saksi Sebut Angin Prayitno Sosok Sederhana 

Selasa, 7 Desember 2021 | 22:42 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019 Angin Prayitno Aji (tengah) digiring petugas usai konfrensi pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Polri Taufan Arif Nugroho menyebut mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Angin Prayitno Aji merupakan sosok yang mengajarkannya untuk hidup sederhana dan tidak boros. Klaim itu disampaikan Taufan Arif saat dihadrikan jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan pajak dengan terdakwa Angin Prayitno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (7/12/2021).

"Saya selalu dididik dengan sederhana," kata Taufan.

Advertisement

Taufan merupakan anak dari Angin Prayitno. Taufan mengeklaim ayahnya tidak pernah mengajarkannya untuk hidup boros. Hal ini, kata Taufan, setidaknya tercermin dari uang jajan yang diberikan Angin kepadanya selalu terbatas. Menurutnya, ajaran itu membuatnya dan seluruh anggota keluarga bisa hidup dengan sederhana.

"Iya, sama juga (perlakuan ke keluarga lain)," tutur Taufan.

Dalam persidangan ini, selain Taufan, jaksa KPK juga menghadirkan saksi lainnya, yakni M Fatoni. Jaksa sempat mempertanyakan tudingan saksi M Fatoni. Fatoni mengeklaim mendapatkan pesan yang diduga dari pihak Angin Prayitno Aji.

"Ada satu SMS (WhatsApp) untuk bekerja sama," kata Fatoni.

Fatoni menyebut kerja sama itu untuk menyelamatkan aset milik Angin saat kasus tengah dalam proses penyidikan di KPK. Namun, Fatoni mengeklaim tidak menggubris pesan itu.

Jaksa kemudian mempertanyakan pengirim pesan itu. Fatoni mengetahui pengirimnya merupakan seorang perempuan. Namun, Fatoni mengaku tak mengenalnya.

Jaksa kemudian mempertanyakan kebenaran pernyataan Fatoni.

"Tahu darimana ibu-ibu?" ujar jaksa.

Jaksa kemudian meminta Fatoni untuk memperlihatkan bukti tudingannya. Namun, dia mengeklaim pesan itu sudah hilang karena terhapus.

"Terhapus (pesannya)," tutur Fatoni.

Diberitakan, jaksa mendakwa Angin Prayitno Aji dan mantan Kepala Sub Direktorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan DJP, Dadan Ramdani menerima suap sebesar Rp15 miliar dan SGD 4 juta atau setara sekitar Rp 42 miliar. Jika dikalkulasikan, total suap yang diduga diterima para pejabat pajak tersebut sekira Rp 57 miliar.

Mereka didakwa menerima suap tersebut dari tiga konsultan dan seorang kuasa pajak, yakni, Veronika Lindawati selaku kuasa dari PT Bank Panin; Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama; serta Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi selaku konsultan pajak dari PT Gunung Madu Plantations.

Suap itu diterima Angin dan Dadan bersama-sama dengan pejabat pajak lainnya yakni, Wawan Ridwan; Alfred Simanjuntak; Yulmanizar; dan Febrian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 31 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Disebut Edy Mulyadi Macan Mengeong, Ini Jawaban Prabowo Subianto

#2
NIK Resmi Jadi Nomor Identitas Peserta JKN-KIS

#3
Bentrok di Maluku Tengah, 1 Polisi Alami Luka Tembak di Pipi

#4
Masyarakat Wajib Pahami 8 Karakteristik Omicron

#5
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 26 Januari 2022

#6
Update Covid-19: Kasus Harian Tembus Angka 7.000

#7
Pelaku Pengeroyokan Kakek 89 Tahun Ternyata Ada yang Saling Kenal

#8
10.000 Lebih Kasus, Turunan Varian Omicron BA.2 Terdeteksi di 47 Negara

#9
DPP PDIP Tak Pecat Arteria Dahlan, Ini Alasannya

#10
Sevilla Resmi Dapatkan Anthony Martial dari MU

TERKINI


KESEHATAN | 27 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 27 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

KESEHATAN | 26 Januari 2022

DUNIA | 26 Januari 2022

EKONOMI | 26 Januari 2022

NASIONAL | 26 Januari 2022

KESEHATAN | 26 Januari 2022