Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Viral, Video Tiang Beton Kereta Cepat Timpa Ekskavator

Kamis, 9 Desember 2021 | 13:49 WIB
Oleh : Mikael Niman / BW
Pilar KCIC yang sengaja dirobohkan menimpa ekskavator di DK46 Teluk Jambe, Karawang, Minggu, 5 Desember 2021.

Jakarta, Beritasatu.com – Video viral di media sosial Twitter dan juga laman media online menayangkan tiang pilar (pier) beton Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang sengaja dirobohkan menimpa operator ekskavator. Tampak empat unit ekskavator berupaya menahan tiang pilar saat dirobohkan. Namun nahas, tiang malah menimpa dua alat berat ekskavator tersebut.

Pengguna Twitter menjadikan bahasan tentang tiang beton Kereta Cepat Jakarta Bandung yang sudah berdiri tetapi sengaja dirobohkan karena tidak terpakai.

Pekerjaan yg sia2. Pembongkaran pier Kereta Cepat Indo-China (KCIC) konon ktnya salah koordinat. Entah ada brp titik pier yang dibongkar. Kerjaan triliunan prestasi luar biasa,” cuit pemilik akun @AlBurhanCenter saat dikutip, Kamis (9/12/2021).

Beragam komentar disampaikan seusai melihat video tersebut. Seperti yang dicuitkan oleh akun @fadlidj mengatakan, satu tiang pancang membutuhkan anggaran di atas Rp 10 miliar. Pengguna Twitter lainnya mencuit anggaran membuat tiang tersebut mencapai miliaran rupiah. Banyak juga yang mencuit tentang anggaran yang terbuang sia-sia.

Kasus tersebut, terjadi di DK46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang pada Minggu, 5 Desember 2021 lalu.

Terkait hal ini, Presiden Direktur PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi tidak mentoleransi adanya kesalahan konstruksi yang melebihi dari toleransi yang dipersyaratkan.

“PT KCIC tidak mentoleransi adanya kesalahan konstruksi yang melebihi dari toleransi yang dipersyaratkan,” kata Dwiyana Slamet Riyadi, dalam keterangan resminya.

Dia menjelaskan, Tim Quality PT KCIC dan Konsultan Supervisi CDJO menemukan pergeseran alignment pekerjaan pier (pilar) di DK46 dan menginstruksikan kontraktor melakukan rework dan membongkarnya untuk dibangun kembali sesuai spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh KCIC, kontraktor melanggar SOP sehingga timbul kejadian seperti yang ada di dalam video.

Pascakejadian pembongkaran yang dilakukan tanpa SOP konstruksi yang benar sehingga menimpa ekskavator, PT KCIC langsung memanggil, melakukan investigasi dan memberikan teguran langsung kepada kontraktor terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

Dwiyana menambahkan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Operator yang menjalankan ekskavator berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum reruntuhan menimpa,” imbuhnya.

Hasil dari investigasi tersebut akan langsung dilaporkan kepada Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI