Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Frans Lebu Raya Akan Dimakamkan di Adonara

Senin, 20 Desember 2021 | 12:46 WIB
Oleh : AB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama pimpinan sidang Frans Lebu Raya (dua kiri) saat Kongres IV PDI Perjuangan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, 9 April 2015.

Kupang, Beritasatu.com - Jenazah mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya yang meninggal di Rumah Sakit Sanglah Bali akan dipulangkan ke kampung halaman di Desa Watoone, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

"Jenazah Kakak (Frans Lebu Raya, red) tiba di Kupang siang hari ini dan selanjutnya dipulangkan ke Pulau Adonara pada Selasa (21/12/2021) besok," kata adik kandung almarhum Frans Lebu Raya, Bernadus Tokan, ketika dikonfirmasi di Kupang, Senin (20/12/2021).

Ia mengatakan pihak keluarga telah membahas rencana pemakaman bersama Pemerintah Provinsi NTT yang menginginkan almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka di Kota Kupang. Namun, pihak keluarga menyepakati bahwa jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman di Desa Watoone, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara.

"Rencana pemakaman di kampung halaman akan berlangsung pada Rabu (22/12/2021)," katanya.

Saat tiba di Kupang, jenazah akan dijemput di Bandara El Tari dan selanjutnya dibawa untuk disemayamkan di Sekretariat DPD PDI Perjuangan sebelum menuju ke rumahnya di Oepoi, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. Sebelum diberangkatkan ke Pulau Adonara, jenazah akan dibawa ke Gereja Maria Assumpta untuk didoakan atas permintaan Uskup Kupang Mgr Petrus Turang dan ke Kantor Gubernur NTT.

"Rencananya akan dipulangkan ke Adonara dengan pesawat melalui Larantuka atau bisa juga dengan Kapal SAR," katanya.

Frans Lebu Raya meninggal dunia pada Minggu (19/12) siang setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Sanglah Bali. Frans Lebu Raya diketahui sebagai tokoh dan senior partai PDI Perjuangan. Almarhum pernah menjabat wakil ketua DPC PDI Kotamadya Kupang Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi (1994-1995) dan sekretaris Tim Pelaksana DPD PDI Pro-Mega Provinsi NTT (1995-1998).

Pada 1998-2000, Frans menjabat sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT dan pada 2000-2019 terpilih menjadi ketua DPD PDI Perjuangan NTT.

Selain jabatan di partai, Frans juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi NTT Periode 1999-2004 dan menjabat wakil ketua DPRD NTT.

Sebelum menjadi gubernur NTT selama dua periode yaitu 2008-2013 dan 2013-2018, Frans menjadi wakil gubernur NTT periode 2003-2008 berpasangan dengan Pieter Alexander Tallo yang terpilih melalui sidang DPRD NTT tahun 2003.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI