Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Diapresiasi, Kinerja Tim Densus 88 Antiteror Dinilai Responsif dan Profesional

Jumat, 31 Desember 2021 | 14:24 WIB
Oleh : Yusttinus Paat / EHD
Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Indonesia Raya (Gerpindra), Khoirul Abidin atau Cak Abid.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Indonesia Raya (Gerpindra), Khoirul Abidin atau akrab disapa Cak Abid mengapresiasi kinerja Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Menurut Cak Abid, Densus 88 Antiteror bekerja responsif, efektif, profesional dan bahkan termasuk salah satu detasemen antiteror terbaik di dunia dalam menangkal aksi terorisme di Indonesia.

"Densus 88 Antiteror Polri mencatat sebanyak 370 tersangka kasus tindak pidana terorisme sepanjang 2021. Ini sebuah lompatan keberhasilan," ujar Cak Abid kepada Beritasatu.com, Jumat (31/12/2021).

Apalagi, kata Cak Abid, survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), menyatakan bahwa Kadensus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol Marthinus Hukom berkinerja baik. Menurut dia, hal ini menjadi bukti bahwa Kadensus 88 dan jajarannya bekerja keras dan mampu menjawab berbagai asumsi publik soal penanggulangan aksi terorisme.

"Ini juga membuktikan bahwa Kadensus 88 memiliki kompetensi dan keahlian serta telah bekerja maksimal dalam menjaring dan mengungkap jaringan aksi teror dengan sebuah lompatan-lompatan keberhasilan. Saya berharap Kadensus 88 dan jajarannya tidak berhenti sampai di sini dan terus bekerja extraordinary dalam menangkal berbagai gangguan dan ancaman tindakan aksi terorisme di Indonesia," ungkap Cak Abid.

Lebih lanjut, Cak Abid merasa heran dan menyayangkan adanya pihak yang menginginkan Densus 88 dibubarkan karena dinilai islamofobia dan menjadikan aksi terorisme sebagai komoditas semata. Keinginan sejumlah pihak tersebut, kata dia, tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

"Ini sebuah sikap yang blunder dan tak perlu ditanggapi secara berlebihan. Sebaiknya Kadensus 88 dan jajarannya tetap fokus berkerja saja dan memberikan dedikasi tinggi untuk menjadikan Indonesia aman dan damai," jelas Mahasiswa Pascasarjana ITB Ahmad Dahlan Jakarta ini.

Cak Abid menegaskan, tindakan terorisme merupakan sebuah ancaman nyata sehingga mampu membahayakan kedaulatan berbangsa dan bernegara.

"Saya yakin dengan semangat cinta Tanah Air (nasionalisme), ideologi kekerasan akan tertolak dengan sendirinya, hal tersebut perlu kita jaga dan rawat untuk menangkal paham terorisme," pungkas Cak Abid yang juga Presiden Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta 2016-2017.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI