Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Simpang Rapak Balikpapan Rawan Kecelakaan, Pemda Didesak Bangun Fly Over

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:03 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Proses kecelakaan maut melibatkan sejumlah kendaraan terekam CCTV di perempatan Muara Rapak Balikpapan, Kaltim, Jumat, 21 Januari 2022.

Jakarta, Beritasatu.comPerempatan Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), rawan kecelakaan. Pemerintah daerah (pemda) perlu segera membangun fly over di lokasi tersebut. Hal tersebut disampaikan Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Kaltim, Irwan kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

“Pemda perlu segera merealisasikan rencana pembangunan fly over di jalan tersebut. Apalagi, pemda dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional sudah membuat kajian perencanaan dan lain-lain,” kata Irwan.

Diberitakan, kecelakaan maut terjadi di perempatan Muara Rapak, Jumat (21/1/2022). Dalam video yang beredar dari warganet di Twitter seperti dipantau Beritasatu.com, tampak sebuah truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak mobil serta motor yang sedang berhenti di lampu merah.

“Kalau memang tidak ada duit APBD untuk bangun fly over, kita coba gunakan opsi lain, termasuk intervensi melalui APBN di Kementerian PUPR. Kita bantu kawal dan perjuangkan agar ke depan tidak terjadi lagi kejadian menyedihkan seperti ini,” ujar Irwan.

“Harus segera ada evaluasi dan tindakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang terus memakan korban di lokasi yang sama. Ini tidak boleh terus dibiarkan,” tegas anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Di sisi lain, Irwan mengapresiasi usaha Direktorat Lalu Lintas (ditlantas) Polda Kaltim, karena sejak delapan bulan lalu sudah mempersiapkan tim traffic accident analysis (TAA). Tim tersebut berstandar modern berbasis teknologi informasi dengan melaksanakan sertifikasi kompetensi penyidik.

“Disiapkan mobil taktis TAA dari Korlantas dan mewajibkan tim TAA turun ke TKP (tempat kejadian perkara) minimal sebulan sekali, sehingga kejadian lakalantas seperti ini, bisa segera diketahui kejadian sebenarnya,” ucap Irwan.

Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim ini juga terus mendorong Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kaltimtara, membangun beberapa jembatan timbang di ruas jalan nasional Kaltim.

Irwan pun meminta sopir dan pemilik truk yang menyebabkan kecelakaan maut di Balikpapan, ditindak tegas. Keberadaan kendaraan berat di dalam kota juga perlu dievaluasi.

“Keberadaan kendaraan ODOL (over dimensi over loading) dalam kota tidak bisa ditoleransi, harus ditindak tegas, termasuk sopir dan pemilik kendaraan yang menyebabkan musibah besar hari ini di Balikpapan, harus bertanggung jawab di hadapan hukum,” tegas Irwan.

“Mengenai penindakan kendaraan ODOL, kita minta dipertegas sampai dengan penindakan di tempat melalui revisi UU LLAJ yang mulai dibahas Komisi V DPR,” kata Irwan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI