Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kecelakaan Maut Balikpapan, Anggota DPR: Tingkatkan Pengawasan Truk ODOL

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:15 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB
Proses kecelakaan maut melibatkan sejumlah kendaraan terekam CCTV di perempatan Muara Rapak Balikpapan, Kaltim, Jumat, 21 Januari 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi V DPR Novita Wijayanti mengaku kecewa dengan pengawasan lemah terhadap truk-truk yang bermuatan besar sehingga pada berakibat pada kecelakaan seperti kecelakaan maut dan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kecelakaan yang melibatkan truk tronton dan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami rem blong, telah menewaskan 5 orang.

“Saya mengungkapkan turut berbelasungkawa terhadap korban lakalantas dan tentunya kecewa dengan pengawasan yang lemah terhadap operasi truk-truk ODOL atau over dimensi dan over loading, apalagi penyebabnya karena rem blong,” ujar Novita di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

Novita mengatakan, truk-truk besar sudah memiliki ketentuan yang ketat, mulai dari waktu jalan, lokasi jalannya dan besarnya beban muatan. Menurut dia, pemilik kendaraan seharusnya melakukan pemeriksaan rutin khususnya saat hendak melakukan perjalanan.

“Pengawasan bisnis angkutan material seperti ini masih sangat lemah. Kejadian di Balikpapan ini kan menandakan pelanggaran operasi truk ODOL jalan raya nampaknya belum menyurut, sehingga menyebabkan lakalantas seperti ini. Ya, ini sangat mengecewakan menurut saya,” tandas Novita.

Karena itu, Novita menekankan kinerja bidang Pengendalian Operasi (Dalops) pada Kementerian Perhubungan dan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang berdomisili di setiap provinsi harus ditingkatkan dalam mengawasi kendaraan-kendaraan. Selain itu, kata dia, Dinas Perhubungan di kabupaten/kota juga perlu memperketat pengawasan penyelenggaraan pengujian berkala kendaraan bermotor.

“Saatnya untuk mempercepat penuntasan truk ODOL beroperasi di jalan, tidak perlu menunggu lama, ketimbang korban kecelakaan makin bertambah. Ruas-ruas jalan yang memiliki geometrik turunan harus dilengkapi dengan jalur penyelamat,” pungkas Novita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI