Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ada Gubernur hingga Komisaris, Ini Profil Calon Kepala Otorita IKN Nusantara

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:52 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM
Foto aerial proyek pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gerbang tol di Samboja akan menjadi salah satu akses masuk ibu kota negara baru dari arah Samarinda dan Balikpapan.

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah tokoh mulai dari gubernur hingga komisaris digadang-gadang untuk menjadi kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara seiring disahkannya Undang-Undang IKN. Mereka yang namanya berpeluang menjadi kepala Otorita IKN Nusantara tersebut adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok.

Selain itu, ada juga mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Azwar Anas, serta mantan Direktur Utama PT Wijaya Karya Tumiyana.

Berikut ini profil mereka:

1. Ridwan Kamil (Kang Emil)

Dilansir dari situs resmi Pemprov Jawa Barat, tokoh dengan nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil lahir di Bandung, 4 Oktober 1971. Dia mulai masuk sekolah dasar di SDN Banjarsari III Bandung pada 1978 dan tamat tahun 1984. Dia kemudian melanjutkan sekolah ke jenjang SMP Negeri 2 Bandung mulai dari tahun 1984 sampai 1987.

Dari SMP Negeri 2 Bandung, Ridwan Kamil kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 3 Bandung. Dia diketahui masuk SMA pada 1987 dan lulus tahun 1990. Setelah lulus SMA, dia kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan mengambil S1 jurusan Teknik Arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1990 dan lulus di tahun 1995.

Mantan wali kota Jawa Barat itu kemudian memutuskan untuk melanjutkan studinya dengan mengambil S2 jurusan Urban Design di University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Dia memulai studinya pada tahun 1999 dan lulus pada tahun 2001.

Adapun Ridwan Kamil diketahui berprofesi sebagai seorang arsitek. Dia juga merupakan dosen di universitas tempat dia menempuh pendidikan sarjananya yakni di ITB.

Nama Ridwan Kamil yang juga akrab dipanggil Kang Emil mulai mencuat saat dirinya terpilih menjadi wali kota Bandung untuk periode 2013-2018. Saat ini Ridwan Kamil menjabat sebagai gubernur Jawa Barat dengan didampingi Wakil Gubernur UU Ruzhanul Ulum untuk periode 2018-2023.

2. Basuki Thahaja Purnama (BTP) alias Ahok

Tokoh selanjutnya adalah Basuki Thahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Dikutip dari situs resmi Pertamina, Ahok mengambil jurusan Teknik Geologi di Universitas Trisakti dan memperoleh gelar insinyur pada tahun 1989. Ahok lalu juga menyelesaikan pendidikan magister tahun 1994 dengan gelar Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.

Ahok memulai perjalanan kariernya saat menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur pada periode 2004. Dia lalu menjabat sebagai bupati Belitung Timur mulai dari tahun 2005-2006. Ahok kemudian menjadi anggota DPR RI pada tahun 2009.

Nama Ahok semakin mencuat ke publik saat dirinya menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2012. Keduanya kemudian terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk periode 2012-2017.

Saat Jokowi terpilih sebagai presiden dalam Pemilu 2014, Ahok kemudian diangkat sebagai gubernur DKI Jakarta untuk periode 2014-2017. Saat itu, dia didampingi oleh politisi PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat sebagai wakil gubernur.

Sekarang Ahok menjabat sebagai komisaris utama PT Pertamina (Persero) sejak 22 November 2019. Pengangkatannya di jabatan ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina Nomor SK-282/MBU/11/2019 tanggal 22 November 2019.

3. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Tokoh berikutnya yaitu Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Dilansir dari situs resmi Bukalapak, Bambang memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1990. Selanjutnya, dia juga memperoleh dua gelar dari University of Illinois Urbana-Champaign yaitu gelar Magister Urban Planning tahun 1995 dan gelar Ph.D dalam Urban and Regional Planning tahun 1997.

Sebelumnya, Bambang pernah menjabat sebagai menteri keuangan, menteri perencanaan dan pembangunan nasional (PPN)/Kepala Bappenas, serta menteri riset dan teknologi. Sejak 2021, dia menjabat sebagai presiden komisaris dan komisaris independen di perusahaan e-commerce Bukalapak.

4. Abdullah Azwar Anas

Abdullah Azwar Anas juga turut menjadi kandidat kepala Otorita IKN Nusantara. Dikutip dari situs resmi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Azwar diketahui lulus S1 Teknologi Pendidikan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) tahun 1998. Selain itu, dia juga lulus S1 Sastra Universitas Indonesia (UI) tahun 1999. Azwar kemudian lulus S2 Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI pada tahun 2005.

Perjalanan karier Azwar dimulai saat dia menjabat sebagai anggota MPR periode 1997 sampai 1999. Dia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR periode 2004 sampai 2009. Selain itu, Azwar juga pernah menjabat sebagai bupati Banyuwangi selama dua periode yakni 2010 sampai 2015 dan 2016 sampai 2021. Saat ini, dia mengemban jabatan sebagai kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

5. Tumiyana

Nama terakhir adalah mantan direktur utama PT Wijaya Karya (WIKA) yaitu Tumiyana. Dikutip dari situs resmi PT Widodo Makmur Unggas, Tumiyana diketahui pernah belajar teknik sipil di Universitas Borobudur. Tumiyana juga memperoleh gelar Magister Administrasi Bisnis di JIMS.

Dia memulai perjalanan kariernya saat menjadi manajer proyek termuda di PT PP (Persero). Dia juga menjabat sebagai direktur keuangan PT PP (Persero) dari 2008 sampai 2016. Tumiyana kemudian naik menjadi direktur utama di perusahaan yang sama dalam periode 2018-2020. Tumiyana tercatat juga pernah menjabat sebagai komisaris utama PT Kereta Cepat China-Indonesia periode 2018-2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI