Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

2 Warga Tanjungpinang Jadi Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

Minggu, 23 Januari 2022 | 23:27 WIB
Oleh : FFS
Suasana duka menyelimuti rumah orang tua Anita, seorang korban kapal PMI tenggelam di perairan Johor, Malaysia.

Tanjungpinang, Beritasatu.com - Sebanyak dua warga Kelurahan Kampung Bugis, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi korban tenggelamnya kapal bot pancung PMI di Teluk Ramunia, Sungai Renggit, Johor Bahru, Malaysia beberapa waktu lalu.

Informasi tentang kedua korban yang belakangan diketahui bernama Anita dan Fatmawati ini dikonfirmasi oleh Ariansyah, Ketua RT 03/01 Kelurahan Kampung Bugis.

"Betul, keduanya warga RT 03/01. Bahkan sudah ditanya langsung dengan pihak keluarga korban, dan mereka membenarkan tentang insiden tersebut," kata Ariansyah, Minggu (23/1/2022).

Informasi dari keluarga korban, kata Ariansyah, korban atas nama Anita dilaporkan meninggal. Sedangkan korban Fatmawati, dilaporkan selamat dan saat ini telah diamankan oleh pihak berwenang di Malaysia.

"Pihak keluarga khususnya dari Anita, berharap agar jenazah korban dapat segera dipulangkan dari Malaysia," ujar Ariansyah.

Sementara itu, Pandi, adik kandung dari korban Anita, turut membenarkan kakaknya tersebut meninggal dalam peristiwa tenggelamnya kapal bot pancung PMI di perairan Malaysia.

Informasi korban meninggal ia terima dari salah seorang keluarga di Malaysia, Jumat (21/1/2022).

"Mereka kirimkan foto korban (kakak), dalam kondisi sudah meninggal," ujar Pandi saat ditemui di kediaman orang tuanya di Kelurahan Kampung Bugis.

Menurut Pandi, awal mula kejadian, kakaknya itu berpamitan dengan orang tuanya untuk pergi berangkat kerja ke Malaysia, Kamis (20/1/2022), setelah salat magrib.

Namun, pihak keluarga tidak menyangka jika korban ternyata nekat menyeberang ke negara tetangga melalui jalur tidak resmi atau ilegal.

"Sebelum berangkat, ia katakan pergi melalui jalur resmi. Karena selama ini kalau ke Malaysia, korban memang gunakan jalur resmi," ujar Pandi.

Pandi mengungkapkan, pihak keluarga sudah ikhlas melepas kepergian Anita yang meninggalkan empat orang anak.

Meski demikian, Pandi berharap jenazah korban bisa segera dipulangkan ke kampung halaman untuk dikebumikan oleh pihak keluarga.

"Kami masih menunggu proses pemulangan jenazah korban," ucap Pandi.

Sementara itu, berdasarkan data dari Kantor SAR Tanjungpinang yang diterima dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (MRSC) Johor Bahru, kecelakaan kapal bot pancung PMI dari Indonesia menuju Malaysia terbalik dan karam sekitar pukul 03.50 WIB, Kamis (20/1/2022).

Kapal jenis kayu berwarna cokelat tersebut diduga membawa 27 penumpang. Sebanyak 19 orang dilaporkan selamat, lima orang meninggal, dan tiga orang dalam pencarian.

Kantor SAR Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan MRSC Johor, bahwa pihak terkait di negeri jiran itu terus berupaya untuk mencari dan menemukan korban yang belum ditemukan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI