Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mahfud MD dan Jenderal Andika Gelar Rapat Soal Situasi di Maluku dan Papua

Jumat, 28 Januari 2022 | 17:01 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Mahfud MD.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menggelar rapat bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa serta sejumlah pejabat TNI, Polri, BIN dan Kemendagri, Jumat (28/1/2022). Rapat koordinasi ini membahas situasi terkini di Maluku, Papua, dan Papua Barat.

"Saya Menko Polhukam baru saja mengadakan rapat koordinasi menyikapi kasus-kasus khusus terbaru di wilayah timur Indonesia, yaitu kasus di Papua, kasus di Haruku, Maluk. Tadi saya berkoordinasi dengan Panglima TNI, kemudian semua pangdam dan kapolda di Papua Barat, Papua dan Maluku, kemudian ada juga Kemendagri ada juga Mabes Polri dan BIN," kata Mahfud dalam keterangan pers yang disiarkan akun Youtube Kemenko Polhukam, Jumat (28/1/2022).

Diketahui, beberapa hari terakhir terdapat sejumlah peristiwa di Maluku, Papua dan Papua Barat. Di Maluku, terjadi bentrok antarwarga desa di Pulau Haruku, Maluku Tengah pada Rabu (26/1/2022). Peristiwa itu menyebabkan dua warga meninggal dunia dan tiga orang, termasuk anggota Polri mengalami luka.

Sementara di Papua, tiga prajurit TNI dari Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH, Papua tewas diserang oleh kelompok separatis teroris Papua di Bukit Tepuk Kampung Jenggernok, Distrik Gome Kabupaten Puncak, pada Kamis (27/1/2022). Kemudian di Papua Barat, terjadi bentrok antarkelompok massa di Kota Sorong. Peristiwa itu menyebabkan setidaknya 17 orang tewas terjebak di dalam tempat hiburan malam atau Karaoke Double O yang dibakar massa saat pertikaian terjadi Selasa (25/1/2022) malam.

Mahfud mengatakan, peristiwa-peristiwa itu menjadi bahasan utama dalam rapat koordinasi hari ini. Dikatakan, situasi di Maluku, Papua dan Papua Barat saat ini sudah dalam kondisi aman terkendali.

"Kami bicarakan ini semua tadi yang kesimpulannya itu sekarang alhamdulillah aman terkendali," kata Mahfud.

Ditekankan, konflik yang terjadi di tiga wilayah tersebut tidak ada satu pun yang bermotif suku, agama, ras dan antargolongan. Untuk itu, Mahfud meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Mohon jangan dikembang-kembangkan. Tidak ada motif SARA," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI