Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Penegak Hukum Diminta Tangkap Mafia Pupuk Bersubsidi

Jumat, 28 Januari 2022 | 23:16 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FFS
Ilustrasi pupuk bersubsidi.

Jakarta, Beritasatu.com – Aparat penegak hukum diminta menangkap para mafia pupuk bersubsidi. Aksi pemberantasan mafia pupuk belakangan ini memang mendapat dukungan dari kalangan internal PT Pupuk Indonesia.

Komisaris Utama PT Mega Eltra, Immanuel Ebenezer mendukung penuh kejaksaan membongkar dan memberantas mafia pupuk yang selama ini merugikan petani.

“Pupuk Indonesia juga dirugikan, padahal kita sudah memperingatkan keras agar tidak ada karyawan dan petinggi Pupuk Indonesia terlibat di kejahatan penggelapan pupuk ini,” kata Noel sapaan akrabnya, Jumat (28/1/2022).

Noel meminta para pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi, baik itu oknum distributor, kios, dan termasuk juga dari kalangan petani ditindak secara tegas. Noel pun mendesak para joki, pengepul maupun pihak-pihak yang memperoleh pupuk bersubsidi secara ilegal untuk segera ditangkap.

“Pupuk Indonesia harus berani menindak tegas dan memecat jika ada distributornya yang terlibat praktik-praktik tidak baik ini. Aparat hukum harus masuk menyelidiki. Jangan ragu untuk mengawasi kejahatan ini,” tegas ketua Relawan Jokowi ini.

Noel meminta pemerintah dan aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi di daerah-daerah. Secara khusus, kata Noel, pada saat pupuk sudah berada di level kios dan petani. Hal ini mengingat kurangnya pengawasan pada tingkatan tersebut.

“Kalau distribusi saat masih dari pabrik ke gudang-gudang milik produsen pupuk relatif mudah diawasi karena sudah mempunyai sistem yang baik. Problem itu saat keluar dari gudang menuju petani,” imbuhnya.

Noel juga mengusulkan penyaluran pupuk menggunakan digitalisasi. Noel optimistis Pupuk Indonesia memliki kemampuan untuk membuat sistem baru berbasis teknologi digital. Tujuannya dalam rangka memudahkan pendataan dan penyaluran pupuk agar lebih akurat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI