SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Maudy Ayunda Jadi Jubir G-20, Indonesia Berupaya Terhubung dengan Populasi Muda

Senin, 18 April 2022 | 12:29 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Maudy Ayunda.

Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan Indonesia untuk menunjuk bintang pop sebagai juru bicara Kelompok 20 (G-20) adalah suatu langkah yang menurut beberapa analis sebagai serangkaian janji yang dibuat pemerintah sebagai bagian dari upaya untuk terhubung dengan populasi muda.

Ayunda Faza Maudya, penyanyi dan aktris berusia 27 tahun yang lebih dikenal sebagai Maudy Ayunda, ditunjuk sebagai juru bicara Presidensi G-20 negara itu. Ayunda ditunjuk saat Indonesia dalam sorotan untuk menjamu beberapa pemimpin dari 20 negara ekonomi terbesar dunia dengan latar belakang invasi Rusia ke Ukraina.

Advertisement

Sebagai bagian dari tim juru bicara, perannya adalah untuk melaporkan hasil pertemuan G-20 yang relevan dengan Indonesia. Sementara masalah sensitif akan ditangani oleh perwakilan lain, kata Maudy Ayunda dalam menanggapi pertanyaan Bloomberg.

Penunjukan Maudy Ayunda masuk akal karena pendidikannya di luar negeri dan dorongan pemerintah untuk menciptakan panutan bagi kaum muda, kata Dr Irfan Wahyudi, wakil dekan fakultas ilmu sosial dan politik Universitas Airlangga.

Namun diharapkan, pemanfaatan anak muda di G-20 bukan sebagai pemanfaatan kemasan saja (gimmick). Tetapi bisa sebagai fungsi strategis. Karena menurut Irfan, untuk G-20, negara membutuhkan perwakilan yang dapat berbicara tentang isu-isu global atas namanya.

Maudy Ayunda meraih gelar S-1 di Universitas Oxford jurusan politik, filosofi dan ekonomi. Ia melanjutkan S-2 di Universitas Stanford.

Ia terpilih sebagai sosok yang dapat menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi millennial dan Gen Z, kata Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Kominfo.

Penunjukan serangkaian selebriti, pendiri start-up, dan anak-anak taipan untuk peran politik dinilai analisis merupakan upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo berupaya merangkul populasi muda yang berpengaruh dalam memerangi pengangguran yang tinggi.

Lebih dari setengah dari 273 juta penduduk negara itu berusia di bawah 35 tahun dan tingkat pengangguran untuk mereka yang berusia 16 hingga 30 tahun berkisar 14 persen tahun lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Bloomberg


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI