Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Arahan Menpan RB: ASN Wajib PCR atau Antigen Sebelum Masuk Kerja

Senin, 9 Mei 2022 | 14:37 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS
Tjahjo Kumolo.

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meminta seluruh aparatur sipil (ASN) yang baru saja kembali dari mudik Lebaran di kampung halaman melakukan tes PCR atau antigen sebelum masuk kerja. Hal tersebut untuk memastikan tidak ada penularan Covid-19 di tempat kerja.

Arahan tersebut disampaikan Tjahjo Kumolo saat memimpin apel pagi hari pertama masuk kerja pascaliburan Lebaran di Kemenpan RB yang digelar secara hybrid, Senin (9/5/2022).

“Bagi yang mudik saya minta untuk dilakukan PCR atau antigen. Karena baru kembali dari kampung halaman, berkumpul dengan banyak orang. Apalagi Covid-19 ini belum tuntas, sehingga pengecekan PCR atau antigen, termasuk vaksin ketiga itu harus semua dilakukan oleh teman-teman dari Kemenpan RB khusunya,” kata Tjahjo Kumolo.

Khusus di Kemenpan RB, Tjahjo meminta para pejabat eselon 2 untuk mengecek jumlah ASN yang hadir secara fisik di kantor, ASN yang mengikuti apel pagi, dan ASN yang masih mudik karena padatnya lalu lintas sehingga mereka belum bisa kembali bekerja di hari pertama masuk kerja.

“Memang mudik tahun ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat dan khususnya ASN, karena dua tahun dilarang mudik, dua tahun dilarang mengambil cuti,” ujar Tjahjo Kumolo.

Terbukti, kata Tjahjo, arus mudik tahun ini sangat luar biasa. Dampaknya, pertumbuhan perekonomian di daerah termasuk pariwisata juga sangat luar biasa. Masyarakat membelanjakan uang di daerah termasuk hampir merata di seluruh kota-kota besar atau kecil di Jawa, Bali hingga Lampung.

Lebih lanjut, Tjahjo mengungkapkan berdasarkan evaluasi perjalanan mudik, khususnya dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, dari Jakarta ke Jawa Timur dan beberapa kota di pulau lainnya, jumlah pemudik mencapai 85 juta orang.

Kondisi ini mengakibatkan terjadinya antrean kendaraan maupun kepadatan pemudik bagi di jalan tol, jalan alternatif sampai ke penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Banyuwangi-Gilimanuk (Bali).

“Padat sekali. Yang biasanya lewat tol hanya 5 jam, bisa mencapai 20 jam,” ujar Tjahjo Kumolo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI