Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tjahjo Kumolo: ASN yang Masih Mudik Boleh WFH Sepekan

Senin, 9 Mei 2022 | 17:08 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR
Menteri PANRB Tjahjo Kumolo saat apel secara virtual, Senin, 9 Mei 2022

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengizinkan aparatur sipil negara (ASN) yang belum kembali dari mudik untuk work from home (WFH) atau bekerja dari rumah selama 9-15 Mei 2022. Para pegawai negeri sipil (PNS) dapat kembali masuk kerja pada pekan depan.

Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas (lalin) akibat puncak arus balik mudik pada 8 Mei 2022. Arahan ini diberikan atas masukan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memprediksi terjadinya kemacetan lalin cukup parah selama arus balik mudik Lebaran 2022.

“Oleh karenanya, atas masukan dari Kapolri dan Kementerian Perhubungan, khusus untuk ASN, termasuk TNI dan Polri yang mudik diberi kelonggaran kembali ke Jakarta. Tetap aktif bertugas di kementerian, lembaga dan pemda dengan kerja di rumah masing-masing,” kata Tjahjo Kumolo, Senin (9/5/2022).

Tjahjo Kumolo mengatakan jajaran ASN yang tidak mudik atau sudah tiba di Jakarta agar tidak meninggalkan kantor masing-masing. “Khususnya menyangkut pelayanan publik, dukcapil misalnya, untuk SIM, untuk rumah sakit, untuk imigrasi dan lain-lain, termasuk perizinan, itu tetap harus siap kerja di kantor melayani masyarakat,” ujar Tjahjo Kumolo.

Ketentuan kerja ASN masing-masing kementerian, lembaga dan daerah diserahkan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK). Tjahjo menyatakan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah agar perjalanan mudik berlangsung dengan aman, tertib dan lancar, termasuk pengaturan arus balik mudik.

Kepolisian bersama Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga telah mengantisipasi dengan kebijakan satu arah, termasuk mencermati lonjakan pergerakan kendaraan dan kepadatan lalu lintas. Kapolri juga menyarankan agar instansi pemerintahan dapat menerapkan kerja di rumah atau kerja di perjalanan.

Oleh karena itu, menurut Tjahjo, para pimpinan kementerian, lembaga dan daerah dapat menginstruksikan kepada seluruh jajaran staf dapat mendelegasikan tugas yang harus diselesaikan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dengan begitu, pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu.

“Dari usulan Kapolri dan Kementerian Perhubungan, maka Kementerian PANRB telah menetapkan kebijakan bekerja di rumah bagi ASN yang mudik dan yang belum kembali selama maksimum seminggu, setelah puncak arus balik lebaran 8 Mei 2022,” tutur Tjahjo Kumolo.

Tjahjo meminta seluruh PPK kementerian, lembaga maupun pemda untuk dapat mengatur pembagian jadwal kerja ASN di rumah di instansinya masing-masing. Tujuannya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kita perlu memastikan, bahwa kebijakan bekerja dari rumah pascamudik ini tidak akan mengganggu pelayanan pemerintah, karena penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang mendorong implementasi praktik birokrasi digital memungkinkan kita untuk bekerja fleksibel,” tegas Tjahjo Kumolo.

Pengalaman dua tahun bekerja di tengah-tengah Covid-19, Tjahjo mengungkapkan telah membuat ASN dapat bekerja secara baik, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

“Selain untuk mendukung kelancaran arus balik lebaran, sistem bekerja dari rumah juga dapat dijadikan kesempatan untuk isolasi mandiri setelah kita dan keluarga kembali dari daerah, dari kampung halaman atau berlibur, mengingat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir,” kata Tjahjo Kumolo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI