SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tunisia Umumkan Setop Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Selasa, 10 Mei 2022 | 17:09 WIB
Oleh : LES
Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson.

Tunis, Beritasatu.com - Kementerian kesehatan Tunisia mengumumkan untuk berhenti (setop) penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (Janssen). Demikian dilaporkan kantor berita Tunisia, Tunis Afrique Presse, Senin (9/5/2022).

Menteri Kesehatan Ali Mrabet saat konferensi pers Senin mengatakan bahwa pemerintah Tunisia menyatakan penangguhan itu setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memutuskan untuk membatasi penggunaan vaksin Covid-19 Janssen tersebut, lantaran khawatir dengan berbagai komplikasi seperti pembekuan darah.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa kemenkes Tunisia akan memastikan tindak lanjut yang diperlukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan global mengenai penangguhan penggunaan vaksin Covid-19 Janssen.

Ia mengatakan kemenkes sedang menyusun inventaris vaksin Janssen yang akan dihancurkan setelahnya.

Rekomendasi FDA untuk membatasi penggunaan vaksin Janssen itu didasarkan atas hasil riset baru-baru ini yang menunjukkan vaksin Covid-19 tersebut telah menyebabkan pembekuan darah pada sejumlah orang di beberapa negara di seluruh dunia.

Mrabet menegaskan bahwa tidak ada laporan kasus demikian yang disebabkan oleh penggunaan vaksin Covid-19 Janssen di Tunisia.

Sekitar 1,3 juta dosis vaksin Janssen sudah digunakan di negara itu sejak Covid-19 melanda.

Vaksin Covid-19 Janssen mengantongi izin penggunaan darurat di Amerika Serikat pada 27 Februari 2021.

Komite ilmiah Tunisia sejak 28 September 2021 menyetujui dimulainya pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 kepada mereka yang berusia 75 tahun ke atas. Seperti dilaporkan Xinhua, kebijakan ini dilakukan untuk memerangi virus corona.

Upaya vaksinasi ini akan dimulai pada periode mendatang. Kampanye ini akan menyasar, setelah itu kategori di atas 50 tahun,” kata Jalila Ben Khelil, juru bicara komite, seperti dikutip Tunis Afrique Presse (TAP).

Khelil menambahkan dosis ketiga vaksin Covid-19 juga akan diberikan kepada mereka yang memiliki penyakit kronis yang memengaruhi sistem kekebalan mereka, serta kepada para profesional kesehatan yang suntikan pertamanya diberikan pada Maret 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI