Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tak Perlu Umumkan Koalisi, PDIP Bisa Usung Capres-Cawapres

Selasa, 17 Mei 2022 | 15:23 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM
Ilustrasi PDI Perjuangan.

Jakarta, Beritasatu.com - Politikus PDIP Junimart Girsang menegaskan, partainya tidak perlu mengumumkan koalisi Pilpres 2024 untuk saat ini. Sebab, PDIP sudah bisa mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024, tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

"PDIP itu tidak perlu umumkan koalisi, PDIP sudah bisa mengusung itu saja dipahami," ujar Junimart usai Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang V di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Junimart mengatakan, PDIP merupakan partai yang paling siap mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Bahkan, dia mengklaim banyak partai berkoalisi dengan PDIP, meskipun dia tidak memerinci partai-partai yang dimaksud.

"Partai-partai kan banyak mau gabung dengan PDIP juga. Kita nggak usah bilang, kan banyak," kata Junimart.

Salah satu indikatornya, kata Junimart, adanya elite politik yang berkunjung ke kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat belakangan ini. Menurut dia, kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat koalisi PDIP.

Diketahui, salah satu elite politik yang belakangan ini berkunjung ke Teuku Umar adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam rangka silaturahmi Idulfitri. Menurut Junimart, hal tersebut adalah sinyal koalisi. "Itu sinyal-sinyal saja," tutur Junimart.

Lebih lanjut, Junimart mengatakan, penentuan koalisi PDIP berada di tangan Ketum Megawati Soekarnoputri. Jika Megawati sudah putuskan koalisi, kata dia, maka seluruh kader dan pengurus PDIP harus tegak lurus dengan keputusan Megawati.

"Jadi koalisi urusan Ibu Ketum, bukan urusan kita, kita hanya ikut tegak lurus saja," pungkas Junimart.

Diketahui, ketentuan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden diatur dalam Pasal 122 UU 7/2017 tentang Pemilu yang menyatakan, hanya parpol atau gabungan parpol yang memiliki minimal 20% kursi di DPR atau 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya yang dapat mengajukan capres/cawapres. Jadi, saya minimalnya 20% kursi di DPR atau 115 kursi di DPR.

Jika merujuk ketentuan tersebut, PDIP sudah memenuhi ketentuan presidential threshold sehingga PDIP bisa mengusung pasangan capres-cawapres sendiri, tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Pasalnya, perolehan kursi PDIP di DPR sebanyak 128 kursi. Apalagi sudah terdapat sejumlah tokoh internal PDIP yang elektabilitas terus menguat, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI