Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

UAS Ditolak Masuk Singapura, Imigrasi: Tidak Bisa Intervensi

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:49 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR
Ustaz Abdul Somad.

Jakarta, Beritasatu.com – Ada tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru-baru ini ditolak memasuki Singapura oleh otoritas negara tersebut, salah satunya Ustaz Abdul Somad (UAS). Menanggapi hal tersebut, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menegaskan pihaknya tidak bisa mengintervensi langkah pemerintah Singapura tersebut.

“Alasan kenapa otoritas imigrasi Singapura menolak mereka itu sepenuhnya kewenangan dari Singapura, yang tidak bisa kita intervensi,” ungkap Sub Koordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Noer Saleh dalam keterangan tertulis, Selasa (17/5/2022).

Achmad mengatakan pihaknya tidak menemukan masalah dalam dokumen keimigrasian Ustaz Abdul Somad dan enam WNI lainnya. Hanya saja, dia menyampaikan bahwa penolakan terhadap masuknya seorang warga asing oleh otoritas imigrasi suatu negara merupakan hal yang lazim diterapkan dalam upaya menjaga kedaulatan.

“Tidak ada masalah dalam paspor mereka bertujuh, dari Imigrasi Indonesia sudah sesuai ketentuan,” ujar Achmad.

Sebelumnya diberitakan, Ustaz Abdul Somad mengaku dideportasi dari Singapura. Hal itu disampaikannya melalui akun Youtube Hai Guys Official berjudul Viral Singapura Deportasi UAS.

“Info saya dideportasi dari Singapura itu sahih, betul, bukan hoax,” katanya yang dikutip dari tayangan tersebut, Selasa.

UAS mengaku berangkat ke Singapura dari Batam pada Senin (16/5/2022) dalam rangka liburan bersama kawannya yang masing-masing mengajak keluarga. Saat itu, dia tiba di Pelabuhan Tanah Merah Singapura sekitar pukul 01.30 WIB.

“Sampai di Pelabuhan Tanah Merah jam 1.30 waktu Indonesia, karena jam tidak saya ubah, saya cinta NKRI,” tuturnya.

Akan tetapi, setibanya di Pelabuhan Tanah Merah, UAS tidak dapat masuk Singapura. Ustaz Abdul Somad dan rombongan kemudian meninggalkan Singapura pukul 18.10 waktu setempat.

UAS menyebut hingga kini belum mengetahui alasannya dideportasi dari Singapura. Dia meminta Kedutaan Besar Singapura di Indonesia untuk memberikan penjelasan terkait hal itu.

“Kenapa, apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? apakah karena bawa narkoba, itu mesti dijelaskan,” tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI