Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mantan Presiden Somalia Kembali Berkuasa

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Presiden Somalia yang baru terpilih, Hassan Sheikh Mohamud melambai setelah  dilantik, di ibu kota Mogadishu, pada Minggu 15 Mei 2022. 

Mogadishu, Beritasatu.com- Mantan presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud kembali berkuasa setelah dipilih parlemen. Seperti dilaporkan CNN, Senin (16/5/2022), dia bersumpah untuk mengembalikan stabilitas keamanan Somalia. Parlemen Somalia memilih Mohamud sebagai presiden kesepuluh negara itu pada Minggu (15/5), dalam pemungutan suara yang disiarkan langsung di TV nasional.

Mohamud sebelumnya menjabat sebagai presiden dari September 2012 hingga Februari 2017 dan sekarang menjadi pemimpin pertama negara yang terpilih dua kali sebagai kepala negara Somalia.

Setelah pemilihan, Mohamud bersumpah untuk mengerjakan politik stabil yang membawa Somalia menuju kesepakatan dan dunia menuju kesepakatan.

Dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh anggota parlemen dan disiarkan oleh Televisi Nasional Somalia (SNTV), Mohamud mengalahkan Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed Farmaajo, yang kekuasaannya mendapat sorotan akhir tahun lalu.

Farmaajo menangguhkan kekuasaan perdana menteri di tengah perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung, memicu seruan damai dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris, dan meningkatkan kekhawatiran akan kekerasan politik.

Farmaajo mengakui kekalahan Senin pagi dan memberi selamat kepada Mohamud, mendesak dukungan untuk pemerintahan yang akan datang.

“Saya ucapkan selamat kepada presiden terpilih saudaraku H.E @HassanSMohamud atas terpilihnya dia sebagai presiden ke-10 bangsa kita. Saya mengimbau kepada seluruh warga untuk mendukung & mendoakan keberhasilannya & pemilihan damai," kata Farmaajo dalam satu pesan Twitter.

Mohamud telah menikmati curahan pesan niat baik atas kemenangannya, termasuk satu dari Perdana Menteri tetangga Ethiopia, Abiy Ahmed.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada mantan Presiden @HassanSMohamud karena terpilih kembali sebagai Presiden Republik Federal Somalia. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk kepentingan bilateral dan regional yang sama," cuit Abiy, Senin.

Pemilihan presiden telah ditunda selama lebih dari satu tahun karena krisis politik yang diperparah oleh perebutan kekuasaan antara Farmaajo dan Perdana Menteri Mohamed Hussein Roble yang ditangguhkan.

Pemerintah yang akan datang akan bertujuan untuk mengatasi tantangan yang berkembang di Somalia yang diwariskan oleh pemerintahan Farmaajo. Negara ini menghadapi kekeringan terburuk dalam beberapa dasawarsa.

Somalia bergulat dengan biaya hidup yang tinggi dan kebangkitan sekte Islam Al-Shabaab yang terus melancarkan serangan mematikan di seluruh wilayah negara itu, termasuk ibu kota Mogadishu.

Presiden yang kembali, Mohamud, menuduh Farmaajo gagal mengendalikan kelompok teroris mematikan itu sejak ia mengambil alih kekuasaan pada 2017.

Farmajo berjanji untuk membasmi Al-Shabaab dari Somalia hanya dalam waktu dua tahun ketika dia menjabat pada tahun 2017. Dia juga berjanji kepada para korban terorisme, pemerintah Somalia akan segera memberikan kompensasi kepada mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI