Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Epidemiolog Sebut Kebijakan PPKM Sebaiknya Dihentikan

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:22 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) dr. Pandu Riono.

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Univeritas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono menilai kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sebaiknya dihentikan. Namun, masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan tetap memakai masker selama status pandemi Covid-19 belum dicabut.

“PPKM dihentikan saja, asal tetap memakai masker,” kata Riono saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (18/5/2022).

Riono mengatakan pertimbangan agar PPKM dihentikan saja karena berkaca pada saat mudik Lebaran 2022 ini kebijakan PPKM tidak berlaku, namun tidak berdampak pada kenaikan kasus atau kematian akibat Covid-19.

Selain itu, lanjut Riono, pelonggaran PPKM berdampak pada pemulihan ekonomi. Untuk itu, ia berharap pemerintah mengoreksi kebijakan bebas masker di ruang terbuka. Sebab, hal tersebut tidak berdampak pada pemulihan ekonomi.

Dikatakan, kepatuhan prokes yang sudah menjadi kebiasaan selama ini tetap harus dipertahankan sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Memakai masker, kata Riono, manfaatnya bukan hanya untuk untuk menangkal Covid-19 tetapi juga untuk penyakit lain.

“Selama masih ada pandemi, sebaiknya tetap dianjurkan memakai masker. Masyarakat boleh beraktivitas tetapi tetap memakai masker baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan,” ujarnya.

Riono juga menuturkan, pemerintah sebaiknya mendorong masyarakat yang belum melakukan vaksinasi baik itu dosis lengkap maupun booster untuk segera vaksinasi serta patuh prokes.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI