Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Satgas Covid-19 Tegaskan Aturan 3M Tetap Diberlakukan

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:25 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Mematuhi pemakaian area terbatas yang telah ditentukan.

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Covid-19 menegaskan bahwa aturan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak tetap diberlakukan. Hal itu diutarakan oleh Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander Kaliaga Ginting. Aturan 3M tetap diberlakukan guna menjaga kesehatan masyarakat, meski pemerintah melakukan pelonggaran pemakaian masker.

"Jadi protokol kesehatan (prokes) memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan tetap diberlakukan karena status pandemi belum dicabut. Yang terjadi itu adalah pelonggaran masker dalam hal area-areanya," katanya kepada Beritasatu.com, Kamis (19/5/2022).

Misalnya saja, saat keluar rumah atau berada di luar ruangan yang sepi atau tidak ada kerumunan bisa lepas masker. Namun ketika banyak orang ataupun berada di dalam ruangan, masker wajib digunakan.

Jadi artinya, lanjut dr Alexander, hal yang disampaikan Presiden Joko Widodo adalah membangun kewaspadaan dan kesadaran kepada masyarakat bahwa kita sekarang ada dalam transisi pandemi. Tentu di dalamnya ada pelonggaran, tetapi ada pengaturan yang ketat.

"Misalnya kalau saya pergi ke stasiun, terminal, bandara atau tempat-tempat yang menjumpai adanya kerumunan, maka masker harus dipakai. Demikian juga saat di rumah ibadah, saat mengalami batuk dan pilek yang ringan, wajib memakai masker tiga lapis," ungkapnya.

Ia mengimbau jangan sampai membuat situasi tidak enak dan nyaman di sekeliling dengan adanya batuk atau bersin, meski pihak lain sudah vaksinasi. Jadi yang bergejala tetap pakai masker. Sementara yang rentan seperti orang dengan komorbid dan usia lanjut (lansia) boleh ke rumah ibadah, transportasi publik dan tempat ramai lainnya tetapi dengan masker.

Tetapi bagi pihak yang hanya pergi di outdoor, tidak banyak orang dan bisa menjaga jarak, dipersilahkan lepas masker. Setiap orang di Indonesia setelah 2 tahun pandemi, seharusnya mempunyai pengetahuan dan memahami kapan memakai masker dan tidak.

"Masyarakat harus melihat bahwa 3M itu sudah menjadi barang pribadi yang selalu wajib dibawa seperti membawa masker dan cadangannya serta hand sanitizer sebagai perlengkapan untuk aktivitas ke luar rumah. Jadi selalu tersedia baik di kendaraannya atau tas kerjanya atau tas sekolahnya, sehingga bila banyak orang, lagi dalam antrian atau banyak orang segera pakai masker," ungkapnya.

"Bilamana tak ada orang, atau hanya 2-3 orang dan bisa jaga jarak dengan orang lain di sekelilingnya serta tidak dalam berbicara, boleh saja lepas masker. Tidak ada masalah," tambah Alexander.

Secara regulasi nasional dan internasional, 3M itu adalah menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Tetapi kalau ditambah M lainnya, lebih banyak ke mobilitasnya. Misalnya menghindari antrian atau kerumunan, tapi itu sudah masuk dalam jaga jarak.

"Jadi kalau misalnya di ruang tertutup misalnya dalam rumah, kalau di rumah itu adalah orang-orang yang sehat semua kita bisa menjaga jarak, tidak masalah lepas masker. Jadi artinya itu tidak terkena teguran dari Satgas setempat bila mana kita lepas masker," urai dia.

Sebaliknya kalau masih ada pihak yang memakai masker di dalam ruang publik, tidak boleh juga mencibirnya atau mengatakan mereka takut atau paranoid. Karena setiap orang seharusnya sudah bisa menilai apakah pakai masker atau tidak.

"Jadi selama enam bulan ini kita pelan-pelan bertahap dengan catatan status tidak naik. Kalau kasus Covid-19 sekitar 400 hingga 600 kasus masih masih terkontrol. Tetapi kalau lonjakannya hingga ribuan ke atas, kita harus mengevaluasi lagi PPKM nya," ucap dr Alexander.

"Mungkin yang level 1 menjadi level 2 dan seterusnya. Artinya 6 bulan ini kita belum berhasil. Jadi harus dijaga benar selama 6 bulan ini, apakah sudah bisa mengendalikan atau tidak," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI