Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Terawan Ajak Sejawat Dokter untuk Bergabung ke PDSI

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:24 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Staf Khusus mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto bersama para dokter lainnya mendeklarasikan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI), Rabu, 27 April 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus Putranto mengajak sejawat dokter untuk bergabung bersama Persatuan Dokter Seluruh Indonesia atau PDSI. Ajakan Terawan untuk bergabung ke PDSI ditujukan bagi seluruh dokter baik di dalam maupun di luar negeri.

Saat ini Terawan sudah bergabung dengan PDSI. Keputusan itu diambil setelah dirinya menerima surat pemberhentian keanggotan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Anggota tim komunikasi Terawan, Andi, menuturkan, Terawan telah menerima surat pemecatan dari IDI, namun ia tak menjelaskan kapan persisnya surat tersebut diterima. Selanjutnya demi kepentingan kemanusiaan Terawan akan turut membesarkan PDSI.

"Saya akan ikut membangun PDSI karena saya sudah tidak ada tempat untuk berteduh lagi. Talenta yang diberikan tuhan kepada kita harus bermanfaat untuk menolong masyarakat" ujar Terawan, seperti ditirukan Andi melalui keterangan kepada Beritasatu.com, Jumat (20/5/2022).

Menurut Andi, Terawan tidak akan merespon pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar IDI , Moh Adib Khumaidi, bahwa IDI tak akan menolak jika purnawirawan Jenderal TNI bintang tiga itu kembali bergabung .

“Atas nama kemanusiaan Terawan sudah bertekad ingin membesarkan PDSI,” tegasnya.

PDSI diketuai oleh mantan staf khusus Terawan, Brigjen TNI (purn) dr Jajang Edi Priyanto. Jajang mendeklarasikan berdirinya PDSI pada 27 April 2022 lalu. PDSI telah mendapat pengakuan dari Pemerintah dengan terbitnya SK Kemenhumkam dengan nomor AHU 003630.AH. 01.07.2022.

Terawan, yang Kamis (19/5/2022) kemarin merayakan ulang tahun perkawinan ke-29, menegaskan, meski telah pindah ke "rumah baru" dirinya tetap respek dan hormat pada rekan-rekan dokter yang bernaung di IDI.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih pada rekan sejawat. Sekian lama saya bergabung di IDI dan mendapat banyak pelajaran berharga," ujar Andi menirukan ucapan dr Terawan.

Andi menambahkan, dr Terawan berharap PDSI bisa berkontribusi dalam membangun kesehatan masyarakat. Jendral Bintang tiga yang juga Kepala RSPAD Gatot Soebroto Jakarta itu mengajak para rekan sejawat ikut bergabung untuk membesarkan PDSI.

“Agar kita dapat mengembangkan ilmu kesehatan yang lebih maju, saya mengajak rekan sejawat yang bertugas di TNI, Polri, ASN, swasta, profesional dan juga para dokter serta mahasiswa di dalam dan diluar negeri untuk bergabung bersama PDSI," kata dr Terawan, kepada Andi.

"Dengan bergabungnya saudara sejawat lainnya, maka akan semakin maju ilmu kesehatan kita, dan semakin kuat untuk berdaulat"

Pemecatan Terawan bermula dari rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI pada muktamar ke-31 IDI di Aceh, 25 Maret 2022 lalu.

Alasan munculnya rekomendasi pemecatan itu antara lain dr Terawan dinilai melakukan pelanggaran berat etik serta memicu kontroversi sejak 2018 sampai 2022

Salah satu kontroversi dr Terawan yakni temuannya tentang metode cuci otak atau Digital Subtraction Angiography (DSA), meski metode tersebut diakui memuaskan oleh banyak orang yang telah menggunakannya.

Sebelumnya dr Jajang telah meminta dr Terawan menjadi pelindung di kepengurusan organisasi yang dipimpinnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI