Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Polisi Tak Percaya Pembunuhan Pria Bertato Ikan Mas Terkait Ilmu Kanuragan

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:03 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FFS
Barang bukti kasus pembunuhan pria bertato ikan mas di Bekasi.

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi masih mendalami motif-motif lainnya terkait kasus pembunuhan pria bertato ikan mas dengan inisial D yang ditemukan tewas di Jalan Raya Kali Cibitung Bekasi Laut (CBL), Desa Muktiwari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Diketahui, D dibunuh oleh pria berinisial AM (50).

"Adapun motif-motif yang lain terkait kasus ini masih didalami penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (20/5/2022).

Dikatakan Zulpan, berdasarkan pengakuan dari tersangka AM, pembunuhan tersebut atas permintaan dari korban. Alasannya yaitu untuk mengeluarkan ilmu kanuragan yang ada di dalam diri korban. Namun, polisi tak percaya begitu saja pengakuan AM.

"Pengakuan dari tersangka bahwa pembunuhan itu atas permintaan korban untuk mengeluarkan ilmu kanuragan yang ada di dalam diri korban. Akan tetapi penyidik tidak begitu saja percaya pernyataan dari tersangka," ucapnya.

Selain itu, penyidik akan terus menggali dengan bukti-bukti lain dan juga saksi lain yang mengiatkan terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut.

Diketahui, Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Bekasi Kabupaten berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang korbannya pria bertato ikan mas. Diketahui, jasad pria itu ditemukan di Jalan Raya Kali Cibitung Bekasi Laut (CBL), Desa Muktiwari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Zulpan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (17/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Murtiwari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Adapun korban dalam hal ini meninggal dunia inisialnya D laki-laki. Kemudian tersangka inisialnya AM berusia 50 tahun," kata Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (20/5/2022).

Dikatakan Zulpan, peristiwa tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima oleh polisi. Selanjutnya, tim langsung turun ke lapangan dan diketahui bahwa korban telah meninggal.

"Kemudian dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten. Kemudian berhasil menangkap pelaku yang tadi kita tampilkan," ucapnya.

Lebih lanjut Zulpan mengungkapkan, dari hasil keterangan tersangka bahwa sebelum kejadian pembunuhan, korban bersama pelaku keluar dari rumah menuju tempat kejadian peristiwa (TKP) dengan berboncengan.

"Kemudian setelah sampai tkp, korban menghentikan sepeda motornya dan parkir di dekat gudang kosong. Lalu terjadilah peristiwa pembunuhan dengan cara menggorok leher korban sebelah kanan dengan menggunakan sebilang golok. Setelah korban meninggal dunia, pelaku menutup jasad korban dengan styrofoam," ungkap Zulpan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI