Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sambut Harkitnas, Dubes Heri Akhmadi Resmikan Midori

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:36 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi berfoto bersama mahasiswa dan peneliti kehutanan setelah meresmikan pembentukan Masyarakat Ilmuwan dan Diaspora Rimbawan Indonesia (Midori) Jepang di KBRI Tokyo, Jumat, 20 Mei 2022.

Tokyo, Beritasatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi meresmikan pembentukan Masyarakat Ilmuwan dan Diaspora Rimbawan Indonesia (Midori) Jepang di KBRI Tokyo, Jumat (20/5/2022).

Pendirian Midori juga terkait dengan 30 tahun hubungan diplomatik bidang kehutanan Indonesia dan Jepang yang menjadi wadah bagi para rimbawan Indonesia di Jepang.

Acara peresmian Midori Jepang yang digelar secara luring dan daring ini selain dihadiri pejabat KBRI Tokyo dan KJRI Osaka, juga dihadiri mahasiswa, peneliti kehutanan Indonesia di Jepang, sektor swasta kehutanan Jepang yang bergerak di Indonesia, kelompok ilmuwan Indonesia di Jepang, para pegajar dan peneliti Jepang pemerhati kehutanan Indonesia, asosiasi mahasiswa kehutanan internasional, serta para mantan atase kehutanan KBRI Tokyo.

Dubes Heri Akhmadi dalam sambutannya menyambut baik inisiatif berdirinya Midori yang bertepatan dengan momentum Harkitnas. Kehadiran Midor akan memperkuat kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya di bidang Kehutanan dan lingkungan hidup.

"Bidang kehutanan merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia yang menjadi salah satu komoditas perdagangan utama Indonesia dan Jepang, yaitu produk berbasis kayu. Peran hutan sangat strategis dalam penanggulangan perubahan iklim global," ujar Dubes Heri yang didampingi Koordinator Fungsi Ekonomi Rima, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya Meinarti Fauzie dan Atase Kehutanan Zahrul Muttaqin.

Disebutkan, Jepang tengah menginisiasi Asia Zero Emission Community (AZEC) dan mengajak Indonesia untuk menjadi co-initiator. Indonesia tengah mengusulkan memasukkan sektor kehutanan pada inisiatif tersebut.

“Indonesia memiliki target penurunan emisi di sektor kehutanan melalui Indonesia FOLU Net Sink 2030. Hal ini menjadi tantangan para rimbawan Indonesia yang tengah belajar atau berkarya di Jepang untuk menyukseskan program nasional penurunan emisi Indonesia,” ujar Dubes Heri Akhmadi.

Ketua Midori, Hangga Prihatmaja mengapresiasi dukungan penuh dari Dubes Heri Akhmadi kepada forum Midori. “Bapak Dubes memberikan komitmen dukungan yang luar biasa untuk kami. Dukungan ini bisa menarik banyak pihak untuk kerja-kerja ke kami depan. Dalam waktu dekat setelah pembentukan pengurus kami akan gelar webinar untuk menjaring usulan dari publik baik dari Indonesia maupun dari Jepang,” kata Hangga Prihatmaja.

Rimbawan atau forester merupakan sebutan bagi seseorang yang mendalami ilmu dan berprofesi di bidang kehutanan. Istilah ini telah tercatat sejak pembentukan United States of Forest Service pada akhir abad ke-19.

Sedangkan, di Indonesia, sebutan rimbawan menjadi baku setelah penyusunan Kode Etik Rimbawan saat Deklarasi Cangkuang pada akhir 1990-an. Peresmian forum MIDORI di Jepang yang menjadi wadah bagi para rimbawan Indonesia di Jepang ini memiliki visi sebagai mitra kerja Atase Kehutanan KBRI Tokyo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI