Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pentagon Ragu Rusia Gunakan Senjata Laser di Ukraina

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:42 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Rusia telah mengklaim penggunaan generasi baru laser yang kuat di Ukraina untuk menyerang drone musuh.

Washington, Beritasatu.com- Pentagon meragukan indikasi bahwa Rusia menggunakan senjata laser di Ukraina. Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (20/5/2022), Moskwa telah mengklaim penggunaan generasi baru laser yang kuat di Ukraina untuk menyerang drone musuh.

"Kami tidak memiliki indikasi penggunaan laser, setidaknya laser yang dipersenjatai, di Ukraina. Tidak ada yang bisa dikonfirmasi tentang itu," kata juru bicara Pentagon John Kirby dalam jumpa pers.

Yury Borisov, wakil perdana menteri Rusia yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan awal pekan ini bahwa Moskwa telah mengembangkan senjata laser generasi baru yang akan membakar target mereka. Satu purwarupa senjata itu yang disebut "Zadira" telah digunakan di Ukraina.

Hampir tidak ada yang diketahui publik tentang Zadira. Namun pada 2017, media Rusia menyatakan perusahaan nuklir negara Rosatom membantu mengembangkannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan mengejek membandingkan laporan tentang laser Rusia dengan apa yang disebut "senjata ajaib" yang diungkapkan Nazi Jerman dalam upaya untuk mencegah kekalahan dalam Perang Dunia II.

"Kami melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh, Rusia sedang mencoba untuk menemukan senjata ajaib ini semua dengan jelas menunjukkan kegagalan total misi," kata Zelensky pada hari Rabu.

Yury Borisov, wakil perdana menteri Rusia yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan pada konferensi di Moskwa bahwa Peresvet sudah dikerahkan secara luas dan bisa membutakan satelit hingga 1.500 km di atas Bumi.

Namun, Borisov mengatakan bahwa sudah ada sistem Rusia yang lebih kuat daripada Peresvet yang dapat menjatuhkan drone dan peralatan lainnya. Borisov mengutip satu tes pada hari Selasa yang katanya telah menjatuhkan drone sejauh 5 km dalam waktu lima detik.

"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target - penghancuran termal, mereka terbakar," kata Borisov kepada televisi pemerintah Rusia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI